Ketua DPD Gerindra : Kepala Daerah-Lurah Dukung Jokowi Kita Tak Ribet

Ketua DPD Gerindra : Kepala Daerah-Lurah Dukung Jokowi Kita Tak Ribet
foto istimewa
Editor : Admin News — Rabu, 19 Desember 2018 23:34 WIB
terasjakarta.id - Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik membela Gubernur DKI Anies Baswedanyang dilaporkan ke Bawaslu terkait kehadirannya di acara Konferensi Nasional Partai Gerindra dan melakukan gestur dua jari, khas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Taufik pun menyoroti soal banyaknya kepala daerah hingga lurah yang terang-terangan mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Wajar Anies datang. Orang kita yang mengusulkan Anies, sementara di Riau seluruh kepala daerah mendeklarasikan dukung 01 kita nggak ribet. Bupati Cianjur, RT, RW, lurah, semua diminta dukung 01, kita nggak ribet," kata Taufik di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2018).

Ia menilai kepala daerah boleh mendukung salah satu paslon dalam pilpres karena diusung oleh parpol. Taufikjuga mengingatkan tak ada aturan yang melarang kepala daerah masuk tim sukses pasangan calon.

"Memang boleh kepala daerah tuh, boleh menjadi tim kampanye, berkampanye asalkan memenuhi ketentuan dalam waktu cuti, waktu libur. Nggak ada larangan gubernur ikut karena gubernur kan mayoritas diusung oleh partai. Ini saya kira harus pahami dulu aturan, baru lapor, kasihan nanti Bawaslu banyak kerjaan nanggapi yang lapor," ujarnya. 

Menurut Taufik, pihak yang melaporkan Anies tidak paham aturan karena kedatangan Anies dalam acara Gerindra bukanlah untuk berkampanye, melainkan datang ke acara internal partai. Ia menyebut Anies tak melakukan pelanggaran etik karena sudah memberitahukan untuk datang ke acara tersebut ke Kemendagri.

"Kalau saya ke internal, masa saya mesti kampanye untuk apa? Yang ada adalah seluruh pidatonya membuat para kader supaya semangat memenangkan Gerindra dan memenangkan Prabowo yang diusung Gerindra," ujar Taufik. 

Sebelumnya, Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) melaporkan Anies ke Bawaslu karena menduga eks Mendikbud itu melakukan pelanggaran kampanye saat menghadiri Konferensi Nasional Gerindra. Relawan pendukung Jokowi-Ma'ruf itu juga menyoroti Anies yang berpose dua jari.

"Indikasinya, dia sebagai pejabat publik melakukan pelanggaran Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 281 ayat 1 tentang pejabat publik yang harus cuti sehingga ini membuktikan bahwa di hari Senin itu sebagai pejabat publik yang harusnya ada di kantornya, tapi ternyata dia melakukan atau dia alasan diundang oleh Partai Gerindra dalam Konfernas-nya ke Sentul, yang notabene bukan berada di Provinsi DKI Jakarta," kata juru bicara GNR Agung Wibowo Hadi di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (18/12/2018). (Bahar)

DPD Gerinda Kepala Daerah

Loading...

Related Post