Kemang dan Pondok Karya Jaksel Tergenang 50 Cm - 1 Meter

Kemang dan Pondok Karya Jaksel Tergenang 50 Cm - 1 Meter
Ilustrasi/ Air setinggi 50 cm sampai 1 meter menggenangi kawasan Kemang, Jakarta Selatan
Editor : Herman News — Senin, 10 Desember 2018 20:47 WIB
terasjakarta.id

Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta membuat sejumlah wilayah terutama di Jakarta Selatan mengalami banjir. Salah satunya di kawasan Kemang, dan Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Genangan air antara 50 hingga 1 meter. Akibatnya, aktivitas warga lumpuh.

Camat Mampang Prapatan, Asril Rizal mengakui dua wilayahnya tergenang air antara 50 hingga 1 meter. Banjir tinggi terutama di Kemang Utara IX, Kemang. Ini karena selain meluapnya Kali Krukut dan Kali Mampang, juga karena kondisi jalanannya terlalu rendah.

Asril menegaskan, akibat genangan ini sempat mengganggu aktivitas warga. Saat ini genangan sudah mulai surut dan ketinggian air antara 10 hingga 15 cm.

Kepala BPBD, DKI Jakarta, Jupan R Tampubolo menambahkan, hujan yang terjadi di Jakarta Selatan berdampak sebanyak 13 RT di tiga kelurahan tiga Kelurahan berbeda direndam banjir akibat hujan deras dan luapan kali.

“Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Jakarta Selatan menyebabkan beberapa sungai yang ada di wilayah tersebut meluap. Akibatnya sebanyak 13 RT yang ada di di Jakarta Selatan terkena dampak dengan ketinggian air antara 30 hingga 1 meter,”kata Jupan

Berdasarkan data yang diperoleh genangan ini meliputi Kecamatan Pancoran , tepatnya RT 03,06,07,08 dan 010/09 kelurahan Kalibata tergenang air dengan ketinggian 30 cm.

Banjir juga terjadi di Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang, Lima RT di tiga RW yang ada di wilayah tersebut seperti RT03/02, Rt 012/03 dan RT 03,011,012/04 juga tergenang dengan ketinggian antara 50 hingga 1 meter.

“Banjir juga terjadi di Kelurahan Petogokan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tiga RT yakni RT 01.07 dan 011/12 juga berdampak banjir. Ketinggian air di kawasan tersebut mencapai antara 30 hingga 50 cm, ini disebabkan karena kali krukut meluap, “tambahnya.

Walikota Jaksel Marullah Matali, saat hujan turun melakukan peninjauan saluran air di Jalan RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Sidak ini dilakukan karena saluran air tersebut menjadi biang kerok penyebab banjir di kawasan itu beberapa waktu lalu.

“Keberadaan saluran air di Jalan RS Fatmawati ini sangat penting untuk dapat menjadi tempat mengalirnya air ketika hujan turun. Makanya saluran ini harus dipantau kondisinya jangan sampai mampet sehingga akan menimbulkan banjir,” ujar Marullah didampingi Lurah Gandaria Selatan Muhammad Zen.

Marullah meminta kepada semua pihak terkait untuk dapat melakukan yang terbaik dalam menghadapi musim penghujan. Dia berharap seluruh SKDP bersinergi dan selalu meningkatkan kewaspadaannya dalam menghadapi musim penghujan. (sumber: Poskota)

Kemang Pondok Karya Tergenang

Loading...

Related Post