Tarif Listrik Bakal Naik Mulai dari Rp18.000 per Bulan, Pemerintah Mengkaji

Tarif Listrik Bakal Naik Mulai dari Rp18.000 per Bulan, Pemerintah Mengkaji
Tarif Listrik Bakal Naik Mulai dari Rp18.000 per Bulan, Pemerintah Mengkaji: Foto ilustrasi (Foto: Tampak layar YouTube KompasTV)
Editor : Andy Pribadi News — Kamis, 8 April 2021 16:27 WIB
terasjakarta.id

Pemerintah tengah mengkaji rencana penyesuaian tarif listrik di kuartal III 2021(Juli-September) mengikuti harga keekonomian.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, sejak 2017, pemerintah tidak pernah melakukan penyesuaian tarif listrik.

Meskipun harga bahan bakar minyak naik dan kurs rupiah melemah.

Pemerintah pun memberi dana kompensasi kepada PLN, untuk mengganti biaya yang dikeluarkan karena menjual listrik dengan tarif dibawah harga keekonomian.

Dari total 38 golongan pelanggan PLN, hanya 25 golongan yang menerima subsidi dari pemerintah dan 13 golongan lainnya tidak mendapatkan subsidi.

Ke-13 golongan pelanggan ini tidak pernah naik tarifnya sejak 2017 dan berujung pada pemberian kompensasi kepada PLN.

"Ada 13 golongan yang kalau tidak disesuaikan tarifnya akan mengalami kompensasi.

"Ada kurang lebih 42 juta pelanggan," kata Rida dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR, seperti dikutip dari Kontan.co.id (8/4/2021).

Jika nanti ada penyesuaian tarif maka tagihan listrik yang harus pelanggan bayarkan bertambah dengan kisaran beragam sesuai golongan.

Untuk golongan RT (Rumah Tangga) 900 VA, kenaikannya Rp 18.000 per bulan per pelanggan.

Sedangkan untuk golongan pelanggan RT 1.300 VA, akan mengalami kenaikan biaya tagihan listrik sebesar Rp 10.800 per bulan per pelanggan.

Kenaikan terbesar terjadi pada golongan pelanggan Industri I-IV.

"Naiknya kurang lebih Rp 2,9 miliar per bulan, seperti industri semen, makanan, dan masakan olahan," ujar Rida.

Namun hingga saat ini, belum ada keputusan final apakah tarif listrik akan dinaikkan atau tidak. Tergantung dari keputusan pemerintah.

"Apakah sekaligus dinaikan, apakah beberapa kalangan saja, dan apakah akan disesuaiakan sekaligus atau terbatas.

"Tapi, kami juga sudah siapkan skenarionya dengan konsekuensi kompensasi atau belanja APBN," pungkasnya. (Sumber: KompasTV)

Tarif Listrik Naik Mulai dari Rp18.000 per Bulan Pemerintah Mengkaji

Loading...

Related Post