Jelang Ramdhan, Pemprov DKI Izinkan Salat Tarawih Berjamaah, Ini Syaratnya

Jelang Ramdhan, Pemprov DKI Izinkan Salat Tarawih Berjamaah, Ini Syaratnya
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza). (Ist)
Editor : Donald News — Selasa, 6 April 2021 12:55 WIB
terasjakarta.id


Bulan  Ramadhan tinggal menghitung hari. Umat muslin akan menjalani ibadahnya di bulan suci ini dalam situasi pandemi civid-19. Ini merupakan yang kedua kalinya, setelah pada 2020  lalu,  umat muslim juga menjalani bulan Ramndan di era pandemi ini.

Lantaran masih dalam masa pandemi Covid-19,  banyak kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, dalam hal ini Pemprov DKI, salah satunya ialah terkait beribadah.

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria mengayakan, tidak melarang pelaksanaan salat Tarawih berjamaah saat Ramadan. Hanya saja ada ketentuan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Semuanya kan diperbolehkan (ibadah), solat Tarawih, di Pura, di Gereja, sudah boleh. Hanya tolong diperhatikan kapasitas dan jaga jarak," ujarnya di Balaikota, Senin (5/4/2021) malam.

Pelaksanaan salat Tarawih berjamaah dimasa pandemi Covid-19 tahun ini juga telah diperbolehkan pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhajir Effendi.

Meski demikian, ada sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi. Pertama, pelaksanaan salat tarawih harus tetap dengan menjaga protokol kesehatan.

"Kedua, salat tarawih boleh dilakukan berjemaah di luar rumah. Akan tetapi, jemaah hanya terbatas pada komunitasnya atau di lingkup komunitasnya," terangnya, Senin (5/4/2021).

Ketiga, pemerintah meminta agar dalam melaksanakan salat tarawih berjamaah ini diupayakan dibuat sesederhana mungkin.

"Sehingga waktunya tidak terlalu panjang, karena masih dalam kondisi darurat (pandemi Covid-19) ini," tambah Muhadjir. (don)

Jelang Ramdhan Pemprov dki izinkan salat tarawiuh berjamaah ini syaratnya

Loading...

Related Post