Shalat Tarawih Diizinkan di Jakarta tapi Bersyarat

Shalat Tarawih Diizinkan di Jakarta tapi Bersyarat
Shalat Tarawih Diizinkan di Jakarta tapi Bersyarat: Foto ilustrasi (Foto: Ist)
Editor : Andy Pribadi News — Selasa, 6 April 2021 07:12 WIB
terasjakarta.id

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan shalat tarawih selama Ramadhan 1442 Hijriyah, namun protokol kesehatan harus tetap diterapkan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Jakarta, Senin (5/4/2021), menyebutkan bahwa adanya izin ibadah shalat tarawih ini karena selama ini aktivitas ibadah untuk semua agama memang diperbolehkan selama menerapkan protokol kesehatan.

"Semua kan dibolehkan, shalat tarawih, (ibadah) di gereja, di pura, semua kegiatan ibadah boleh, cuma mohon diperhatikan kapasitas dan jaga jaraknya terkait 3M," kata Riza.

Selama puasa, kata politisi Gerindra ini, berdagang takjil di pinggir jalan juga tak dilarang karena seperti berjualan barang-barang biasa.

"Jual takjil kan selama ini boleh," ujarnya.

Pemerintah pusat memutuskan tak akan melarang pelaksanaan ibadah shalat tarawih dan Idul Fitri berjamaah.

Meski begitu, sejumlah aturan harus dipenuhi untuk melaksanakan shalat berjamaah.

Jamaah shalat tarawih dan Idul Fitri harus terbatas pada komunitas.

Artinya jamaah sudah saling mengenal.

"Jamaah dari luar mohon agar tak diizinkan," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dalam konferensi pers daring, Senin. (Sumber: Antaranews.com)



Shalat Tarawih Diizinkan di Jakarta tapi Bersyarat

Loading...

Related Post