Memasuki Era Digital, Setidaknya 168 Channel TV Akan Ada di Jakarta Tahun 2022

Memasuki Era Digital, Setidaknya 168 Channel TV Akan Ada di Jakarta Tahun 2022
ilustrasi nonton tv (ist)
Editor : Potan Berita Anda — Kamis, 1 April 2021 09:37 WIB
terasjakarta.id - Masyarakat DKI Jakarta akan lebih banyak pilihan dalam menikmati tontonan layanan siaran digital pada tahun 2022 mendatang. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta memproyeksikan minimal akan ada 168 channel yang dapat dipilih warga.

"Jika satu pengelola mux menggunakan modul digital memancarkan siaran lima siaran tv (HD) dan 13 siaran tv (SD), maka setidaknya minimal ada 64 channel HDTV dan 104 SDTV di wilayah layanan DKI Jakarta. Ini tentu akan menghadirkan multi program siaran yang lebih segmented dengan jenre tertentu," kata Rizky Wahyuni, Wakil Ketua KPID Provinsi DKI Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Indonesia rencananya akan menerapkan layanan penyiaran digital pada November 2022 mendatang, ditandai dengan analog switch off (ASO). Hal tersebut seiring pemberlakukan UU Nomor 11/2020 tentang Cipta Lapangan Kerja yang diimplementasikan dua tahun setelah diundangkan. ASO ialah peristiwa dihentikannya siaran analog dalam industri penyiaran dan beralih ke teknologi siaran digital.

Negara lain seperti Amerika dan Eropa telah lama menerapkan ASO, sejak 2015 silam.

Rizky menjelaskan, secara sederhana digitalisasi penyiaran merupakan proses pengalihan dan kompresi sinyal analog menjadi kode biner. Sehingga, penggunaan frekuensi nantinya akan digunakan untuk kepentingan informasi kebencanaan, internet, pendidikan, penerbangan, serta bisnis telekomunikasi.

"Masyarakat tidak perlu mengganti TV tabungnya dengan menggunakan antena UHF hanya perlu menambah penggunaan set top box (STB). Manfaat lain penghematan frekuensi ini yaitu akan muncul multichannel," ujar Rizky.(sumber: Gerbang Jakarta) 

Memasuki Era Digital 168 Channel TV Jakarta Tahun 2022

Loading...

Related Post