Awas! Keluar Jalur Khusus, Pesepeda bisa Dikenai Sanksi Denda hingga Kurungan

Awas! Keluar Jalur Khusus, Pesepeda bisa Dikenai Sanksi Denda hingga Kurungan
Jalur Sepeda Permanen, Sudirman
Editor : Admin News — Sabtu, 6 Maret 2021 15:25 WIB
terasjakarta.id - Polisi mengakui banyaknya pesepeda di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat tak menggunakan jalur khusus sepeda yang telah disediakan.

Polisi menyebut tindakan pesepeda yang keluar dari jalur khusus, sepeda bisa ditindak.

Nantinya setelah tahap uji coba, Pemprov DKI bersama kepolisian akan menerapkan sanksi bagi pesepeda yang tak melintas di jalur khusus tersebut.

Demikian ditegaskan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo. Meski demikian, sejauh ini kata dia, polisi belum melakukan penindakan.

Sebab, katanya, jalur sepeda permanen yang dibuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih dalam tahap uji coba.

"Tapi kan itu jalur sepedanya masih dibatasin, (dalam tahap) uji coba. Belum dipermanenkan. Jadi kita belum penindakan. Tapi kalau nanti sudah dipermanenkan, pasti nanti akan kita tindak," kata Sambodo.

"Kalau (pesepeda melintas tidak di jalurnya) itu pelanggaran lalu lintas, nanti kita lihat. Pelanggaran lalu lintas ada pasalnya, nanti kita lihat lah," tambah Sambodo.

Aturan dan sanksi tentang penggunaan sepeda ada di dalam Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Bunyi pasal 122 poin 1, sebagai berikut.

Pasal 122

(1) Pengendara Kendaraan Tidak Bermotor dilarang:
a. dengan sengaja membiarkan kendaraannya ditarik oleh Kendaraan Bermotor dengan kecepatan yang rapat membahayakan keselamatan;
b. Mengangkut atau menarik benda yang dapat merintangi atau membahayakan Pengguna Jalan lain; dan/atau
c. Menggunakan jalur jalan Kendaraan Bermotor jika telah disediakan jalur jalan khusus bagi Kendaraan Tidak Bermotor.

Sedangkan untuk sanksi bagi pesepeda, ada di pasal 299, yang isinya sebagai berikut.

Pasal 299

Setiap orang yang mengendarai Kendaraan Tidak Bermotor untuk ditarik, menarik benda-benda yang dapat membahayakan pengguna jalan lain, dan/atau menggunakan jalur jalan kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122 huruf a, huruf b, dan huruf c dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 (lima belas) hari atau denda paling banyak Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah).

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menyediakan jalur khusus sepeda di Jalan Sudirman-Thamrin. Namun, banyak pesepeda yang melintas di luar jalur yang disediakan.

Belum diketahui alasan mereka melintas diluar jalurnya. Padahal, jalur sepeda saat ini lenggang.

Kondisi arus lalu lintas di Jalan Sudirman pagi ini lancar. Baik mobil ataupun motor dapat melaju tanpa adanya hambatan.

Jalur Sepeda Sudirman - Thamrin Ditlantas Polda Metro Jaya Pemprov DKI

Loading...

Related Post