Dugaan KDRT oleh Dirut PT Taspen, Ini Kata Polisi

Dugaan KDRT oleh Dirut PT Taspen, Ini Kata Polisi
KDRT
Editor : Admin News — Kamis, 4 Maret 2021 12:59 WIB
terasjakarta.id - Polisi terus mendalami kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dituduhkan terhadap Direktur Utama PT Taspen, Antonius Nicholas Stephanus Kosasih.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pasangan-suami istri (pasutri) ini diduga sudah tak lagi akur sejak tahun 2020 lalu.

Berdasarkan keterangan yang didapat polisi dari pelapor, suaminya sejak saat itu tidak mempedulikan keluarganya lagi.

"Pelapor adalah istri sah terlapor. Dia sudah tidak tinggal bersama sejak 2020 dan tidak lagi menafkahi keluarga seperti sebelumnya," kata Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Puncaknya, si istri mengaku memergoki suaminya sedang bersama perempuan lain di salah satu tempat di Jakarta. Pascakejadian ini, pelapor mengaklaim dapat ancaman dari terlapor. Lantas hal ini kemudian dilaporkannya ke Polda Metro Jaya.

"Terlapor melalui salah satu mediator korban mengirimkan pesan yang berisikan ancaman kepada korban. Selanjutnya korban melaporkan ke Polda Metro Jaya," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Utama (Dirut) PT Taspen Antonius Nicholas Stephanus Kosasih dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Adalah oleh seorang wanita yang tak lain adalah istrinya.

Wanita itu bernama Rina Lauwy. Dia membuat laporan polisi terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT. Terkait adanya laporan ini, Polda Metro Jaya sendiri mengaku telah menerima laporannya.

Laporan polisi itu diterima dengan nomor bukti laporan LP/1117/II/YAN.2.5/2021 SPKT PMJ. Pelapor dalam laporan ini bernama Rina Lauwy. Sedangkan untuk terlapor tertulis Antonius Nicholas Stephanus Kosasih yang tak lain adalah Dirut PT Taspen. (adt)

KDRT Kriminal Dirut Taspen Polda Metro Jaya

Loading...

Related Post