Begini Kata Fraksi PAN DPR-RI Soal Dicabutnya Lembaran Perpres Investasi Miras

Begini Kata Fraksi PAN DPR-RI Soal Dicabutnya Lembaran Perpres Investasi Miras
Ketua Fraksi PAN DPR-RI, Saleh Partaonan Daulay (ist)
Editor : Potan News — Selasa, 2 Maret 2021 19:27 WIB
terasjakarta.id

Presiden Jokowi yang telah mencabut Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang mengatur tentang pembukaan investasi industri minuman keras (miras).

Menurut Ketua Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, ini merupakan langkah konkrit yang diambil presiden dalam meredam perdebatan dan polemik yang muncul di tengah masyarakat belakangan ini. Harapannya, peredaran miras di Indonesia bisa diminimalisasi dan dikendalikan secara baik.

“Presiden mendengar suara-suara masyarakat. Tentu banyak juga pertimbangan dan masukan yang sudah didengar. Pada akhirnya, presiden memilih untuk mencabut lampiran perpres tersebut,” kata Saleh di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah ini menilai, adalah fakta bahwa ini bukan kali pertama presiden mencabut atau merevisi Perpres yang dikeluarkannya. Wajar jika ada spekulasi di masyarakat yang menyatakan bahwa biro hukum kepresidenan kurang peka terhadap situasi sosial, politik, budaya, dan keagamaan di tengah masyarakat.

Jika ada kepekaan, perpres seperti ini tidak perlu dimajukan ke meja presiden. Ditegasnya Saleh, presiden tentu memiliki biro hukum dan ahli hukum yang merumuskannya. Mestinya, sudah ada kajian sosiologis, filosofis, dan yuridis sebelum diajukan ke presiden. Karena, bagaimana pun, sebagai sebuah payung hukum, perpres mengikat semua pihak.

“Karena itu, jika ada sekelompok masyarakat yang secara sosiologis merasa dirugikan, draft perpres tersebut tidak perlu dilanjutkan,” tuturnya.

“Kalau begini, kan bisa jadi orang menganggap bahwa perpres itu dari presiden. Padahal, kajian dan legal draftingnya pasti bukan presiden. Ini yang menurut saya perlu diperbaiki di pusaran tim kepresidenan,” sambung Saleh.

Anggota Komisi IX DPR RI ini menganggap, sejauh ini, pencabutan lampiran perpres tersebut sudah sangat baik. Apalagi, presiden menyatakan bahwa alasan pencabutan itu setelah mendengar masukan ormas keagamaan, tokoh masyarakat, dan tokoh-tokoh daerah.

“Dengan begitu, polemik bahwa pemerintah akan membuka ruang besar bagi investasi minuman keras dengan sendirinya terbantahkan,” tukasnya.





Begini Kata Fraksi PAN DPR-RI Soal Dicabutnya Lembaran Perpres Investasi Miras

Loading...

Related Post