Demokrat Memanas, KLB Tinggal Tunggu Waktu, AHY Harus Siap-siap Ada Isu Akan Digulingkan

Demokrat Memanas, KLB Tinggal Tunggu Waktu, AHY Harus Siap-siap Ada Isu Akan Digulingkan
Ketua Umum PD, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dikabarkan akan digulingkan (instagram @agusyudhoyono)
Editor : Donald News — Selasa, 2 Maret 2021 16:32 WIB
terasjakarta.id


Kisruh  yang terjadi di tubuh Partai Demokrat kian menggelinding bagi bola liar. Setelah pemecatan terhadap seorang petinggi Partai Demokrat, Jhoni Allen, pertikaian di tubuh parti berlambang bintang mercy itu kian menghangat. Bahkan, ada yang meramal kejatuhan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini tinggal menunggu waktu.

Pendiri Partai Demokrat, Hengky Luntungan, mengklaim dukungan untuk penyelenggaraan kongres luar biasa (KLB) Demokrat sudah mencapai 80 persen.

Hengky mengatakan pihaknya hanya tinggal menunggu waktu KLB digelar sekaligus memilih Ketua Umum Baru,

Menurut Hengky, pelaksanaan KLB tidak perlu persetujuan dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambamg Yudhoyono. Melainkan cukup persetujuan dari pemegang hak suara, yakni DPC dan DPD.

"Kami proporsional saja, pemilik hak suara adalah DPC dan DPD, jika mereka berkenan untuk meminta KLB dan sesuai dengan AD/ART mencukupi forum, maka itu sah dilakukan. (Dukungan) ya sudah di 300-an mau 400, sudah 70-80 persen kok," kata Hengky kepada wartawan, Selasa (2/3/2021).

Hengky berujar lokasi penyelenggaraan KLB juga sudah mulai ditentukan. Hanya saja  ia enggan membeberkan detail persoalan tersebut.

Menurutnya ada hal yang memang tidak untuk disiarkan secara umun kepada publik.

"Kan ada hal-hal yang harus dicegah, jadi kita tangkal. Bisa iya (Bali), bisa tidak. Mungkin Batam, mungkin Lombok, tapi kan kita sengaja gak mau ekspose karena ada hal-hal yang tidak boleh diekspose," ujar Hengky.

 

Sebelumnya, Partai Demokrat berlanjut sudah memecat Jhoni Allen Marbun karena   dituding terlibat dalam  isu kudeta terhadap Ketua Umum PD, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Jhoni sudah bereaksi atas pemecatannya itu dengan  "menyerang" Ketua Majelis Tinggi PD, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui sebuah  video yang tersebar.

Melalui video itu, Jhoni Allen menuding SBY tidak berkeringat dalam meloloskan partai di kancah Pemilu 2004. SBY, kata Jhoni Allen, bergabung PD usai partai berlambang bintang mercy itu telah resmi lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pemilu 2004. "Demi Tuhan saya bersaksi, bahwa SBY tidak berkeringat sama sekali. Apalagi berdarah-darah sebagaimana pernyataannya di berbagai kesempatan," ungkap Jhoni Allen.

Lebih lanjut, Jhoni Allen juga menyebutkan kalau SBY merayu Marzuki Alie agar tak maju Ketum PD dan kongres sepakat memilih AHY sebagai ketum. "Setelah Anas Urbaningrum menjadi tersangka, terjadilah KLB pertama atau kongres III Partai Demokrat di Bali tahun 2013 untuk melanjutkan sisa kepemimpinan Anas Urbaningrum hingga 2015 di mana beliau mengatakan hanya akan meneruskan sisa kepemimpinan Anas Urbaningrum,”ujarnya.

Selanjutnya, kata Jhoni Allen, dia  diperintahkan oleh SBY untuk membujuk Marzuki Alie yang saat itu menjabat ketua DPR untuk tidak maju sebagai kandidat ketua umum Partau Demokrat. (don)

 

 

Demokrat memanas klb tinggal tuggu waktu ahy harus siap-siap ada isu akan digulingkan

Loading...

Related Post