Kwarda DKI Ingin Ingin Cetak Pemimpin Bangsa yang Unggul

Kwarda DKI Ingin Ingin Cetak Pemimpin Bangsa yang Unggul
Para Peserta LPK yang digelar secara daring oleh Kwarda DKI Jakarta Ist)
Editor : Donald Rumah Rakyat — Senin, 1 Maret 2021 19:51 WIB
terasjakarta.id

Masa pandemi covid bukan berarti segala urusan manjadi mandeg. Buktinya, Dewan Kerja Daerah DKI Jakarta tetap menyelenggarakan Latihan Pengembangan Kepemimpinan yang digelar secara daring selama dua minggu mulai 12 Februari hingga 21 Februari lalu

Kegiatan yang diikuti 45 peserta dari 6 Kwarcab Se-DKI Jakarta ini dibuka oleh Ketua Kwarda DKI Jakarta Kak Fadjar Panjaitan. Dalam sambutannya, Kak Fadjar demikian sapaan khas dalam pramuka, berharap adik-adiknya bisa menerapkan ilmu yang di dapat sebagai bekal untuk menjadi pemimpin dan memimpin.

Ia berharap, nantinya adiknya-adiknya itu bisa menjadi pemimpin yang amanah, dan bertanggung jawab yang selaras antara perkataan serta perbuatannya.

"Berlatih secara virtual, dengan segala keterbatasan yang ada, merupakan tantangan tersendiri bagi adik-adik guna mencapai tujuan dari kegiatan ini. Komitmen dari adik-adik untuk mengikuti kegiatan ini lah yang akan membantu tercapainya tujuan bahwa akan lahirnya para Calon Pemimpin Bangsa melalui Gerakan Pramuka," ungkap Kak Fadjar.

Selama enam hari, peserta mendapatkan enam materi yaitu, Fundamental Gerakan Pramuka, Budaya dan Manajemen Organisasi, Decision Maker, Problem Solving, Public Speaking dan Strategi Komunikasi. 

"Kegiatan dilaksanakan selama 2 minggu dari 12 hingga 21 Februari 2021, dan tiap minggunya dilaksanakan selama 3 hari," ujar Kak Ruchita Ratu Amanah Ketua Pelaksana LPK.

Nur Fidiah Ketua DKD DKI Jakarta menyatakan, kegiatan itu diharapkan dapat membentuk jiwa kepemimpinan pada T/D di DKI Jakarta yang selanjutnya dapat menjadi kader Dewan Kerja di DKI Jakarta serta dapat bermanfaat bagi diri pribadi dan lingkungan pada saat ini serta di masa depan.

"Latihan pengembangan kepemimpinan kali ini berbeda dengan yang sebelumnya karena dilaksanakan pada masa pandemi dan secara daring. Namun, LPK kali ini tidak mengurangi kualitas dan nilai-nilai yang diharapkan ada pada peserta," kata Nur Fidiah.

Tidak hanya mengikuti acara, nantinya peserta LPK akan diminta untuk membuat rencana tindak lanjut dengan membuat program.

"Setelah mengikuti LPK, peserta akan dibagi menjadi beberapa kelompok dan diminta untuk membuat program pengabdian masyarakat di wilayahnya yang terbagi kedalam 5 tema yaitu pendidikan, kesehatan, sosial budaya, ekonomi dan teknologi," ujar Ruchita. (don)

 

Kwarda dki ingin cetak pemimpin bangsa yang unggul

Loading...

Related Post