Pelanggaran Prokes di Kafe RM dan Brotherhood, Pengamat Minta Pemilik Kafe Ditangkap

Pelanggaran Prokes di Kafe RM dan Brotherhood, Pengamat Minta Pemilik Kafe Ditangkap
Pengamat Sosial Politik Tamil Selvan
Editor : Admin News — Senin, 1 Maret 2021 19:06 WIB
terasjakarta.id - Komunikolog Politik Nasional, Tamil Selvan menyoroti pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di Kafe Raja Murah (RM) dan Kafe Brotherhood. Menurutnya, pelanggaran Prokes di dua kafe tersebut berdampak serius. 

Tamil mengatakan, tindakan tegas aparat, menjadi momentum memberi efek jera para pemilik usaha hiburan malam lain yang terbukti sengaja melakukan pelanggaran prokes.

Diketahui pelanggaran prokes di Kafe RM berujung hilangnya nyawa 3 orang karyawan. Sementara pelanggaran di Kafe Brotherhood yang menjadi tempat penangkapan selegram Millen Cyrus seharusnya menghukum pemilik usaha dengan hukum pidana.

Menurut Tamil, aparat penegak hukum seharusnya tidak hanya menangkap palaku penembakan di cafe RM saja atau hanya menangkap Millen Cyrus di cafe brotherhood.

Seharusnya, kata dia, pemilik usaha juga paling bertanggung jawab dan pantas ditangkap lantaran pelanggaran prokes mereka lah menjadi penyebab terjadinya tidakan kriminal.

"Ini sudah terjadi berkali-kali, seolah anjuran pemerintah dianggap angin lalu, di RM Kafe tembak-tembakan 3 nyawa melayang, lalu di Brotherhood main kucing-kucingan buka pintu samping ternyata pesta narkoba," kata Tamil dihubungi, Senin (1/3/2021).

"Polri harus segera menangkap para pemilik kafe, mereka ini penjahat murni. Jangan sampai muncul stigma seolah terjadi pembiaran dengan segala alasan," sambungnya.

Ketua Forum Politik Indonesia ini mengatakan, belum adanya proses penangkapan kepada para pemilik kafe akan berimbas pada rusaknya reputasi pihak kepolisian, seolah memunculkan stigma adanya back up dari oknum-oknum tertentu.

"Kita mati-matian memberikan penyuluhan tentang prokes dan bahaya Covid ke masyarakat, namun pihak hiburan malam ini seenaknya saja. Jika ini terus dibiarkan maka akan merusak citra Polri. Oleh karena itu, Polri harus segera melakukan penangkapan terhadap pemilik kafe, jangan sampai masyarakat mengira ada back up dari oknum tertentu dan upaya pengentasan covid hanya omong kosong," tegasnya.

Kang Tamil juga menerangkan selain memberi efek jera, ketegasan Polri dalam menindak para pemilik kafe ini juga akan mengembalikan kepercayaan publik, yang selama ini telah tergerus.

"Jika berlarut-larut, pelanggaran serupa akan terjadi lagi oleh pihak lain, karena merasa aman dari tindakan aparat. Intinya Polri harus menangkap pemilik kafe, ini sebagai momentum bagi polri untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat," ungkapnya. (adt)

Pelanggar prokes Hiburan Malam Tamil Selvan Kafe RM Kafe Brotherhood

Loading...

Related Post