Ketum Gelora Minta Jokowi tak Memfasilitasi Investasi Miras

Ketum Gelora Minta Jokowi tak Memfasilitasi Investasi Miras
Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta
Editor : Admin News — Senin, 1 Maret 2021 18:47 WIB
terasjakarta.id - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta meminta pemerintah sebaiknya tidak memfasilitasi investasi miras.

Hal tersebut dikatakan Anis setelah Presiden Jokowi meneken Peraturan Presiden (Perpres) No.10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Untuk diketahui Perpres No.10 Tahun 2021 ini mengatur soal penanaman modal untuk minuman beralkohol (miras) yang dibolehkan investasinya di Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara dan Papua.

Anis Matta menilai Perpres No.10 Tahun 2021 bertentangan dengan norma-norma agama yang dianut oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

"Seharusnya, Indonesia menjadi negara yang memfasilitasi investasi untuk industri herbalnya yang berbahan baku Jahe atau Ecalyptus (kayu putih), yang teruji bisa berguna di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini," kata Anis Matta dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/3/2021).

Menurutnya, Indonesia kaya akan tumbuhan herbalnya, tersebar di 34 provinsi. "Karena itu, sudah seharusnya kita mengembangkan industri herbal menjadi industri global yang dibutuhkan dunia untuk menyembuhkan Covid-19," ujar dia.

Anis berharap, pemerintah bijak dan konsisten dengan pemulihan kesehatan masyarakat. Bukan sebaliknya, memberikan izin investasi miras. Sebab, miras justru akan melemahkan imunitas bagi peminumnya, sehingga rentan terpapar Covid-19.

"Di tengah situasi pandemi Covid-19 belum selesai, seharusnya pemerintah mendukung kampanye hidup sehat yang mampu meningkatkan imunitas tubuh masyarakat. Minuman keras menjadi hal yang mampu melemahkan imunitas bagi peminumnya," tegasnya.

Partai Gelora meminta pemerintah tidak kehilangan imajinasinya dalam pemulihan kesehatan publik. Pemerintah perlu segera memanfaatkan tumbuhan herbal asli nusantara, sebagai obat asli Indonesia untuk memperbaiki kesehatan dunia dari pandemi Covid-19.

"Kita perlu mengembangkan imajinasi pemulihan kesehatan publik melalui herbal dan bahan farmasi Indonesia. Kita harus mengimajinasikan dampak pandemi ini. Indonesia punya industri farmasi dan industri herbal global yang menjadi solusi dunia bagi pandemi Covid-19," pungkasnya. (adt) 

Perpres Investasi Miras Anis Matta Partai Gelora

Loading...

Related Post