Berawal dari Cekcok di Medsos, Dua Pria Diclurit, Satu Tewas, Rekannya Luka-luka

Berawal dari Cekcok di Medsos, Dua Pria Diclurit,  Satu Tewas, Rekannya Luka-luka
ilustrasi korban diclurit (ist)
Editor : Donald Berita Anda — Senin, 1 Maret 2021 16:58 WIB
terasjakarta.id


Nasihat harus hati-hati dalam melakukan aktivitas di media sosial (medsos) ternyatrta ada benarnya, Buktinya, seorang pria berinisial FS (21 tahun) meninggal dunia dan rekannya AD (21 tahun) luka berat usai dibacok di Jalan Bunga Rampai, Taman Beringin 12, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggi (28/2) malam.

Keduanya diserang dan dibacokoleh pria berinisial RT (25). Keributan di antara mereka  ternyata bermula dari cekcok di media sosial (medsos) Instagram. 

Kapolsek Duren Sawit Kompol Rensa Aktadivia mengatakan, antara korban dan pelaku tak saling mengenal. Namun, mereka terlibat ceckok di media sosial Instagram. "Di media sosial cekcok mulu yaitu berupa Instagram, sehingga kemudian keduanya janjian ketemuan di lokasi kejadian," kata Rensa saat dikonfirmasi, Senin (1/3). 

FS dan AD lantas bertemu pelaku RT di lokasi kejadian pada Minggu sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu AD membawa senjata tajam berupa sebilah celurit. 

Di lokasi kejadian, korban dan pelaku kembali terlibat adu mulut. Lalu, pelaku  merebut clurit AD lalu membacok FS dan AD. 

Akibatnya, FS tewas di lokasi kejadian. Sedangkan AD menderita luka berat di punggung serta kepala belakang. "Yang dibacok sampai meninggal dunia ini inisial FS dan korban kedua yang sampai saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi inisial AD," kata Rensa. 

Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi. Pelaku langsung diamankan. RT hingga saat ini masih diperiksa di Mapolsek Duren Sawit.  Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 351 ayat 3 tentang Penganiayaan. Ancaman hukumannya penjara maksimal tujuh tahun. (don)

 

Berawal dari cekcok di medsos dua pria diclurit satu tewas rekannya luka-luka

Loading...

Related Post