Waspadai Tiga Gejala Baru COVID-19 Ini

Waspadai Tiga Gejala Baru COVID-19 Ini
Kenali Gejala Baru COVID-19
Editor : Admin News — Minggu, 28 Februari 2021 17:57 WIB
terasjakarta.id - Organisasi Kesehatan Dunia beserta para ilmuwan yang terus meneliti tentang  Covid-19  penyakit yang disebabkan oleh virus Corona. Penelitian melingkupi gejala Corona terbaru yang mungkin belum terimplementasikan.

Gejala Corona tidak lagi hanya menghadapi demam, batuk, dan sesak napas. Gejala 3 gejala Corona terbaru yang mungkin kini belum Anda pahami, atau bahkan diketahui. Berikut di antaranya:

1. Parosmia

Mengutip dari Healthline, parosmia gangguan yang membuat penderitanya mengalami 'halusinasi penciuman' sehingga merasakan aroma-aroma aneh dan tidak familiar.

Sekitar 86 persen orang yang terinfeksi Covid-19 Kehilangan indera penciumannya seperti ketika hidung tersumbat. Sejauh ini, penyebab parosmia pada pasien corona memang belum diketahui secara medis, namun tahap penelitian masih berlangsung.

Para ahli mengatakan, kondisi parosmia tidak akan permanen dan bisa pulih dengan beberapa bantuan pemancing seperti menggunakan minyak esensial atau suplemen tertentu dari dokter.

2. Delirium

Gejala Corona terbaru lainnya adalah delirium, yang menyerang penderitanya sehingga mengalami kebingungan dalam kondisi agak linglung.

Secara umum, delirium ini, dirasakan oleh pasien corona dengan kelompok lanjut usia (lansia), dan gejalanya yang berkaitan dengan neurologis.

Menurut Javier Correa, peneliti dari University of Catalonia, kondisi delirium tidak mengganggu mental, tapi juga bisa ke saraf pusat yaitu otak.

Ada 3 kemungkinan penyebab delirium, yaitu suplai oksigen ke otak, jaringan otak, atau virus yang memiliki kemampuan mengalir dalam darah yang menuju otak.

3. Sakit Mata

Berdasarkan hasil penelitian terbaru yang dipublikasikan di  BMJ Open Ophthalmology , gejala terbaru Corona dan signifikan dari pasien corona adalah sakit mata.

Data lainnya menunjukkan bahwa sakit mata yang dirasakan penderita corona terbagi menjadi tiga, yaitu fotofobia (18 persen), sakit mata (16 persen) serta mata gatal (17 persen).

Rata-rata, permasalahan sakit mata pada pasien korona akan berlangsung selama kurang dari dua minggu. Sakit mata juga masuk ke dalam daftar gejala korona yang telah dirilis oleh WHO.

Sejauh ini, menyelidiki penyebab sakit mata sebagai gejala corona masih terus diperdalam keabsahannya. Dari sekian banyak kasus yang sudah terjadi, gejala korona baru akan muncul sekitar 5-6 hari setelah seseorang pertama kali terinfeksi virus, tetapi bisa juga 14 hari pasca terinfeksi.

Apabila Anda atau di sekitar Anda ada yang mengalami gejala Corona terbaru dan kondisinya cukup serius, segera hubungi hubungi dokter atau fasilitas kesehatan, dapat diberlakukan dapat mencakup hak cipta.

Gejala Corona terbaru saat ini semakin berkembang. Sebelumnya, seseorang terkena virus corona yaitu demam tinggi di atas 37 derajat celsius, batuk hingga sesak napas. (adt)


Tips Sehat Waspadai Gejala Baru Covid Corona

Loading...

Related Post