Ketua KPK: Penghargaan Antikorupsi Tak Jamin Bebas Korupsi

 Ketua KPK: Penghargaan Antikorupsi Tak Jamin Bebas Korupsi
Ketua KPK Firli Bahuri (DOK. Humas KPK)
Editor : Donald Anda Menulis — Minggu, 28 Februari 2021 07:15 WIB
terasjakarta.id


Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi  Firli Bahuri  mengatakan, bukan jaminan seorang pejabat negara yang pernah mendapat penghargaan antikorupsi akan terbebas dari perbuatan itu. "Jangan berpikir bahwa orang yang menerima penghargaan tidak akan melakukan korupsi," kata Firli Gedung KPK, Minggu (28/2/2021).

Hal ini disampaikan Firli usai menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah sebagai tersangka dalam kasus suap dan gratifikasi.

Untuk diketahui, sebelumnya Nurdin Abdullah pernah mendapat penghargaan antikorupsi dari perkumpulan Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA). Kala itu, dirinya masih menjabat sebagai Bupati Bantaeng, Sulsel pada 2017 lalu.

Untuk itu, Firli mengimbau kepada para penyelenggara negara untuk berkomitmen agar tidak korupsi, membangun, menjaga dan memelihara integraitas dirinya.

"Kami berharap seluruh penyelenggara ngeara kita yang diberi mandat amanat rakyat, jauhi korupsi setidaknya ada 30 jenis korupsi di yang disebutkan dalam UU Tindak Pidana Korupsi," ujarnya.

"Pemberatnasan korupsi tidak hanya tindakan, tapi pendidikan ke masayrakat agar integritas meningkat agar tidak korupsi," ujarnya

Sebagai informasi, dalam kasus ini, Nurdin Abdullah ditetap sebagai tersangka setelah terbukti menerima uang sebesar Rp5,4 miliar melalui Edy Rachmat dan beberapa dari kontraktor lainnya.

Saat ini, Nurdin Abdullah ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur,sedangkan  Edy Rahmat ditahan di Rutan KPK Kavling C1, dan  Agung Sucipto ditahan di Rutan Gedung Merah Putih. Ketiganya ditahan untuk 20 hari pertama atau setidaknya hingga 18 Maret 2021.

Sebelum mendekam di sel tahanan masing-masing, ketiga tersangka bakal menjalani isolasi mandiri di Rutan KPK Kavling C1. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di lingkungan Rutan KPK, para Tersangka akan dilakukan isolasi mandiri di Rutan KPK Kavling C1," kata Firli (don)

Ketua kpk penghargaan antikorupsi tak jamin bebas korupsi

Loading...

Related Post