Niat Interpelasi Seringkali Ditolak, Rico Sinaga Minta Legislator asal PSI Belajar Lagi

Niat Interpelasi Seringkali Ditolak, Rico Sinaga Minta Legislator asal PSI Belajar Lagi
Rico Sinaga
Editor : Admin News — Sabtu, 27 Februari 2021 18:15 WIB
terasjakarta.id - Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), Rico Sinaga menilai rencana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk menggulirkan hak Interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menandakan belum matangnya berpolitik PSI.

Sebab, katanya, PSI sudah lima kali mengusulkan interpelasi namun selalu ditolak anggota DPRD DKI Jakarta lainnya. 

"Mereka ini sudah 5 kali mengusulkan interpelasi, terakhir itu mereka Walkout. Saya prihatin kapasitas anggota DPRD ini, sebagai anggota partai politik seperti itu asbun (asal bunyi). Sudah beberapa kali interpelasi, tapi tidak disambut anggota DPRD lainnya," kata Rico dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/2/2021).

Menurutnya, anggota DPRD DKI Jakarta dari PSI harus lebih banyak lagi belajar berpolitik praktis dengan baik. Bahkan, katanya, untuk kebaikan pembangunan di Jakarta, sejumlah aktivis siap mengajari anggota PSI untuk berpolitik lebih matang. 

"Rata-rata mereka itu berlatar belakang bukan dari aktivis. Mereka harus banyak belajar berpolitik. Kalau memang belum punya kapasitas sebagai anggota DPRD, kalau belum matang berpolitik, silahkan belajar dulu ke aktivis. Kita welcome, gratis kok. Kita siap mengajari mereka untuk kebaikan Jakarta," ujarnya.

Rico menyebutkan, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi telah mengingatkan anggota fraksi PSI berkali-kali. Kendati Ketua DPRD DKI Jakarta yang notabene pimpinan koalisi PDIP dengan PSI yang selalu bersebrangan dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tapi anggota fraksi PSI selalu tidak mengindahkannya. 

"Kenapa mereka nggak malu, padahal ketua DPRD saja sudah mengingatkan. Mereka kan satu kubu. Pras ini pimpinan koalisinya. ini kan berarti mereka (PSI) nggak kapabel, kedua tidak melihat etika. Pras sebagai pimpinan dewan sudah mengingatkan PSI," tegasnya. 

Sebelumnya, Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Justin Untayana mengatakan, pihaknya akan mengajukan hak interpelasi untuk mendapat penjelasan dari Anies terkait belum maksimalnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menangani banjir.

"PSI akan menggunakan hak interpelasi terkait permasalahan pencegahan banjir di masa pemerintahan Gubernur DKI Jakarta, Bapak Anies Baswedan. PSI menilai Pak Anies tidak menjalankan berbagai aturan yang berlaku (terkait penanganan banjir)," kata Justin. 

Sebelumnya, PSI juga mengajukan hak interpelasi terkait adanya kerumunan di Tanah Abang, beberapa waktu lalu. Namun, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengingatkan sejumlah mekanisme yang harus ditempuh PSI agar keinginan memakai hak interpelasi tercapai. Di antaranya harus mendapatkan dukungan fraksi lain dan yang mengajukan hak minimal 15 orang.

"Itu ada mekanismenya, harus ada minimal 15 anggota yang mengajukan dan lebih dari satu fraksi," kata Prasetio.

Aturan ini, kata dia, mengacu pada Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 Tahun 2014 tentang Tata Tertib DPRD DKI Jakarta.

Meski demikian, hingga kini dia mengaku belum mengetahui fraksi mana saja yang berencana mengajukan hak interpelasi tersebut kepada pimpinan dewan, melalui Sekretariat DPRD DKI.

"Karena interpelasi ini kan reaksi dari teman-teman di DPRD DKI Jakarta dalam melihat suatu persoalan," ujarnya. (adt)

PSI Interpelasi Gubernur Anies Rico Sinaga

Loading...

Related Post