Masyarakat Silakan Melapor jika Melihat Oknum Polisi Keluyuran di Tempat Hiburan Malam

Masyarakat Silakan Melapor jika Melihat Oknum Polisi Keluyuran di Tempat  Hiburan Malam
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono (Ist)
Editor : Donald Berita Anda — Jumat, 26 Februari 2021 15:28 WIB
terasjakarta.id


Buntut kasus penembakan brutal yang dilakukan oknum polisi Bripka CS yang menembak tiga orang hingga tewas di RM Cafe, Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (24/2/2021), kepolisian melarang anggota untuk berkeluyuran di tempat-tempat hiburan malam, Masyarakat pun diminta untuk melapor jika mengetahui ada anggota polisi yang berada di tempat hiburan malam

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Jakarta, Jumat (26/2/2021), meminta masyarakat ikut mengawasi perilaku polisi dengan melaporkan ke Polri bila melihat ada oknum polisi yang masuk tempat hibutan malam ataupun mengonsumsi minuman keras. Nantinya,  laporan dari masyarakat itu akan ditindaklanjuti oleh Propam Polri.

"Jika ada laporan kami akan tindak lanjuti. Anggota Propam turun ke lapangan memantau perilaku anggota yang dilaporkan)," kata Brigjen Rusdi.

Sebelumnya, Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo mengatakan bahwa Propam Polri akan melakukan penertiban terhadap anggota Polri yang kedapatan memasuki tempat hiburan malam dan meminum minuman keras termasuk penyalahgunaan narkoba. Hal ini dilakukan merespons terjadinya aksi koboi oknum anggota polisi, Bripka CS yang menembak tiga orang hingga.

Tujuannya agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. Pada Kamis (25/2) dini hari, terjadi penembakan yang dilakukan oleh seorang anggota Polsek Kalideres berinisial Bripka CS di RM Cafe, Jalan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat. 

Peristiwa ini menyebabkan tiga korban tewas, yakni anggota TNI AD yang juga keamanan RM Cafe berinisal S, pramusaji berinisial FSS, dan kasir RM Cafe berinisial M. Sementara korban luka adalah Manajer RM Cafe berinisial HA.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pun langsung mengeluarkan Surat Telegram Kapolri merespons peristiwa penembakan yang dilakukan oknum Polri itu. Melalui Surat Telegram (ST) Nomor: ST/396/II/HUK.7.1./2021 tertanggal 25 Februari 2021, Kapolri Sigit menginstruksikan jajarannya agar kejadian serupa jangan terulang lagi di kemudian hari. 

Jajaran Polri juga diminta terus menjaga soliditas dan sinergitas TNI-Polri serta memperketat proses pinjam pakai senjata api dinas bagi anggota Polri.Bagi Bripka CS agar dipecat secara tidak hormat (PTDH) dan diproses pidana. (Antara/don)

 

Masyarakat silakan melapor jika melihat oknum polisi keluyuran di tempat hiburan malam

Loading...

Related Post