Kafe Raja Murah Cengkareng, Lokasi Pemembakan Brutal Oknum Polisi Ditutup Permanen

Kafe Raja Murah Cengkareng, Lokasi Pemembakan Brutal Oknum Polisi Ditutup Permanen
Lokasi penembakan, RM Kafe di Cengkareng yang mengakibatkan tiga orang tewas. (Foto: Poskota.co.id)
Editor : Donald Berita Anda — Jumat, 26 Februari 2021 12:28 WIB
terasjakarta.id


Tindakan tegas akhirnya diambil  Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Barat, dengan menutup permanen Kafe Raja Murah (RM), yang menjadi loksi penembakan brutal seorang oknum polisi.

Penyegelan terhadap kafe tersebut dilakukan Jumat (26/2/2021) dengan menempelkan  segel tanda tutup permanen dengan disaksikan perwakilan pemilik usaha, serta pembacaan BAP (berita acara pemeriksaan).
"Penutupan dan penyegelan usaha karena melanggar Pergub DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2021," ujar Pengendali Seksi Trantibum Satpol PP Jakarta Barat Gudmen membacakan berita acara pemeriksaan di lokasi kejadian.

Gudmen meminta pemilik usaha kafe di Jalan Lingkar Luar Barat itu agar menaati peraturan dan seluruh isinya. BAP tersebut kemudian ditanda tangani oleh perwakilan pemilik usaha.

Selanjutnya, anggota Satpol PP Jakarta Barat memberikan garis kuning sebagai penanda penyegelan di sekeliling bangunan.

Kepala Satpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan Kafe Raja Murah  sudah tiga kali melanggar protokol kesehatan saat pandemi COVID-19.

Puncak pelanggaran, terlihat saat adanya kasus penembakan oleh oknum polisi Bripka CS yang menewaskan tiga orang di Kafe RM, Kamis (25/2).

Selain itu, kafe tersebut tidak memiliki izin terdaftar dari pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) DKI Jakarta, hanya izin usaha mikro di Online Single Submission (OSS).

"Maka sesuai dengan Pergub Nomor 3 Tahun 2021 Pasal 28, kami lakukan penutupan. Jadi hari ini kita melakukan penutupan dengan mekanisme yang di atur di dalam peraturan tersebut," ujar dia.Satpol PP Jakarta Barat menutup Kafe Raja Murah di Jalan Lingkar Luar Barat Cengkareng Jakarta Barat, Jumat (26/2/2021. don)

 

Kafe raja murah cengkareng lokasi penembakan brutal oknum polsisi ditutup permanen

Loading...

Related Post