Disebut Kaya Manfaat, Ternyata Konsumsi Serai dan Jahe Secara Berlebihan Cukup Berbahaya Loh !

Disebut Kaya Manfaat, Ternyata Konsumsi Serai dan Jahe Secara Berlebihan Cukup Berbahaya Loh !
Serai dan Jahe, Berbahaya jika Dikonsumsi Berlebihan
Editor : Admin Jakarta Style — Rabu, 24 Februari 2021 20:59 WIB
terasjakarta.id - Siapa tak tau khasiat serai atau sereh dan jahe ? Bumbu dapur dari rempah ini banyak manfaat bagi manusia. Tak sedikit yang menyebut manfaat air rebusan serai dan jahe ini untuk daya tahan tubuh.

Banyak khasiat yang diperoleh dengan meminum air rebusan serai dan jahe. Mulai dari membantu turunkan kolesterol, membantu menurunkan berat badan, hingga kaya akan antioksidan.

Namun, di dalam manfaat air rebusan serai dan jahe ternyata dapat berbahaya bagi kesehatan, jika dikonsumsi secara berlebih.

Ya, semua yang berlebihan memang tak baik, begitu juga dengan mengkonsumsi air rebusan serai dan jahe, tentu akan menimbulkan efek samping. Berikut efek samping mengonsumi air rebusan serai dan jahe berlebihan? Khusus terhadap orang yang memiliki gangguan kesehatan,

Orang Gangguan Darah

Jahe mencegah pembekuan darah, tetapi akan meningkatkan sirkulasi dan aliran darah.

Hal ini meningkatkan risiko pendarahan, terutama pada orang dengan kelainan darah atau mereka yang sedang menjalani pengobatan yang memperlambat pembekuan darah.

Orang dengan Batu Empedu

Jahe merangsang produksi empedu sehingga tidak dianjurkan untuk orang yang menderita batu empedu.

Orang dengan Ulkus atau IBD

Jahe segar telah dikaitkan dengan penyumbatan usus, sehingga orang yang menderita ulkus, penyakit radang usus atau usus yang tersumbat sangat disarankan untuk menghindarinya.

Orang yang akan Melakukan Operasi

Sebuah studi tahun 2007 menemukan bahwa mengonsumsi jahe sebelum operasi juga meningkatkan risiko pendarahan internal.

Para ahli kesehatan menyarankan untuk menghindari konsumsi teh jahe dua minggu sebelum operasi.

Perempuan Hamil

Sejumlah penelitian menghubungkan jahe untuk menurunkan penyerapan zat besi dan vitamin yang larut dalam lemak pada perempuan hamil.

Jahe juga dapat menyebabkan kontraksi uterus.

Jika sedang hamil, konsultasikan dengan ahli kesehatan sebelum menggunakan jahe.

Selain itu, hindari minum teh jahe terutama di trimester terakhir karena ada peningkatan risiko pendarahan.

Jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan efek samping seperti pusing, kantuk, mulut kering, buang air kecil berlebihan, dan nafsu makan meningkat.

Pusat medis juga memperingatkan bahwa wanita hamil harus menghindari serai karena bahan-bahan tertentu dalam serai menyebabkan cacat lahir pada tikus ketika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Selain itu, orang yang menjalani kemoterapi harus menghindari serai karena dapat mengganggu tindakan beberapa agen kemoterapi. (adt)

Tips Sehat Bahaya Jahe dan Serai Gangguan Kesehatan Hidup Sehat

Loading...

Related Post