Setahun Pandemi, Peredaran Narkoba Malah Meningkat, Pembatasan Sosial Gak Ngaruh

Setahun Pandemi, Peredaran Narkoba Malah Meningkat, Pembatasan Sosial Gak Ngaruh
Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Arman Depari (Ist)
Editor : Donald Berita Anda — Rabu, 24 Februari 2021 18:15 WIB
terasjakarta.id


Di tengah masa pandemi covid-19, peredaran narkoba justru meningkat. Hal ini disampaikan  oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Arman Depari di BNN Cawang Jakarta Timur, Rabu (24/2/2021) mengatakan,  adanya peniingkatan ini berdasarkan hasil sitaan yang diperoleh BNN sampai dengan Februari 2021.

"Pada massa pandemi yang sudah berlangsung setahun ini, peredaran narkoba justru meningkat,”ujar Arman.

Arman menerangkan, hingga Februari 2021 BNN RI sudah mengagalkan upaya penyeludupan sabu yang dilakukan oleh beberapa jaringan narkoba. Tak tanggung jumlahnya mencapai 1 ton. Demikian juga  narkoba jenis ganja.

Meski menyenbutkan adanya peningkatan, Arman  tak membeberkan secara angka.

"Sampai saat ini bulan Februari 2021 sudah lebih dari 1 ton narkotika jenis sabu, yang disita oleh BNN. Demikian juga narkotika golongan 1 jenis ganja, yang cukup banyak," ucap dia.

"Ini baru dilakukan penyitaan oleh Badan Narkotika Nasional, belum kita jumlah totalkan dengan hasil sitaan oleh beacukai, dan kepolisian," lanjut Arman

Arman mengatakan, mengacu pada data tersebut, berbanding lurus dengan jumlah pengguna. Padahal, prediksinya pembatasan aktivitas masyarakat seharusnya berdampak pada turunya angka peredaran narkoba. Kenyataannya tak demikian.

"Ternyata kasus narkotika tidak ada perubahan, bahkan seperti yang saya katakan tadi, ada kecenderungan meningkat. Dengan kata lain, banyaknya pasokan masuk ke Indonesia, dikarenakan banyaknya pengguna di Indonesia," ujar dia.

Arman menyampaikan ini menjadi peringatan bagi semua pihak termasuk BNN untuk mewaspadai pergerakan sindikat narkoba sekalipun dalam keadaan pandemi Covid-19.

Oleh karena itu maka slogan war on drugs tetap terus dikumandangkan dalam rangka menyelamatkan, melindungi masyarakat Indonesia terutama, generasi muda dari serangan bahaya narkoba.

"Kita tidak boleh kendor, kita tidak boleh lengah, tapi justru sebaliknya kita harus lebih kuat lagi, kompak lagi, dan semangat. Karena ternyata sindikat narkoba itu tidak mengenal situasi," pungkas dia. (don)

setahun pandemi peredaran narkoba meningkat pembatasan sosial gak ngaruh

Loading...

Related Post