Tanggapi Klinik Kecantikan Ilegal, Dinkes DKI: Perawatan Hanya Dilakukan Dokter Spesialis 

Tanggapi Klinik Kecantikan Ilegal, Dinkes DKI: Perawatan Hanya Dilakukan Dokter Spesialis 
Polda Metro Jaya rilis praktik klinik kecantikan ilegal (ist)
Editor : Potan Berita Anda — Rabu, 24 Februari 2021 06:32 WIB
terasjakarta.id

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Krisis Kesehatan Dinkes DKI Jakarta, Sulung Mulia Putra mengatakan, standar kompetensi dokter tindakan medis yang dilakukan seperti suntik, injeksi botox, injeksi filler dan tanam benang bisa dilakukan oleh seorang dokter spesialis. 

Hal itu disampaikan Sulung dalam menanggapi terungkapnya praktik klinik kecantikan ilegal di Jalan Baru TB Simatupang, Ciracas, Jakarta Timur.

"Tindakan yang dilakukan ini betul merupakan tindakan impasif. Jadi ini tidak boleh dilakukan bahkan oleh dokter yang tidak terlatih pun tidak boleh, apalagi orang non kesehatan sangat tidak boleh karena risikonya sangat luar biasa," ujarnya pada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Karena itu, dia meminta masyarakat berhati-hati dalam memilih dokter atau klinik kecantikan. Dia juga meminta masyarakat bila nanti ada yang menemukan praktek klinik kecantikan ilegal untuk dapat melaporkannya ke pihak terkait.

"Jadi kami sarankan memang sebelum masyarakat ini berobat ada baiknya cek izinnya karena mendirikan klinik sudah ada salurannya. Apabila nanti menemukan praktek seperti ini bisa dilaporkan ke Dinas Kesehatan dan jajaran melaui provinsi, kabupaten/kota bahkan ke Puskesmas," tuturnya.

Sebelumnya, polisi menangkap seorang pemilik klinik kecantikan ilegal, Zevmine Skin Care berinisial SW alias Y. Penangkapan SW dilakukan di Lantai 2 Ruko Zam-Zam, Jalan Baru TB. Simatupang, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.


Klinik Kecantikan Ilegal Dinkes DKI Perawatan Hanya Dilakukan Dokter Spesialis 

Loading...

Related Post