Mendadak Miliader, Warga Satu Desa Ramai-ramai Borong Motor

Mendadak Miliader, Warga Satu Desa Ramai-ramai Borong Motor
Ilustrasi warga desa di Kuningan, Jawa Barat, ramai-ramai beli sepeda motor (Ist)
Editor : Donald Berita Anda — Senin, 22 Februari 2021 17:43 WIB
terasjakarta.id


Di tengah krisis akibat pandemi Covid-19, namun masih ada sebagian warga desa yang  justru meraup keuntungan besar dan warganya tiba-tiba menjadi kaya raya.

Seperti cerita warga Desa Sumurgeneng, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang pekan lalu heboh karena warga desanya ramai-ramai memborong mobil sehingga disebut sebagai desa miliader. . Hal ini terjadi setelah  lahan garapan mereka  diborong PT Pertamina Persero untuk digunakan sebagai proyek kilang minyak.

Kali ini, cerita mirip di Tuban itu terjadi lagi. Warga Desa Kawungsari, Kecamatan Cibeureum, Kuningan, Jawa Barat mendapatkan ganti untung dari pembebasan tanah mega proyek Waduk Kuningan.

Menurut Kepala Desa Kawungsari, Kusto, proyek ini sudah berjalan sejak 2013 silam. Kini, bangunan fisik sudah diselesaikan. "Pembebasan lahan proyek ini masih tersisa tiga persen. Sebelumnya sudah ada pencaian sekitar 179 bidang tanah yang dibebaskan dengan nilai mencapai Rp134 miliar," jelas Kusto.

Seperti di Tuban, warga Desa Kawungsari juga banyak yang membelanjakan untuk membeli kendaraan bermotor roda dua. "Sekitar 30 unit sepeda motor datang setiap harinya," ungkap Kusto dikutip dari ngopibareng.

Berikut ini fakta warga Kawungsari borong ratusan unit motor dan beberapa mobil bekas usai dapat ganti untung proyek waduk Kuningan:

Ganti Untung Ratusan Juta

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku, orangtuanya mendapatkan ganti untung sebesar Rp150 juta. Namun, ia mengaku tak mengetahui berapa luas tanah dan bangunan rumah orangtuanya yang bakal kena gusur itu.

Borong Nmax atau PCX

Rata-rata motor yang dibeli kebanyakan motor gede matic. Mayoritas motor yang jadi idola warga Desa Kawungsari adalah Nmax warna hitam dan PCX.

Serumah Tiga Motor

Setiap keluarga bisa membeli sepeda motor hingga tiga motor atau bahkan lebih. Kejadian ini sudah berjalan sejak pemberian ganti untuk pada beberapa waktu lalu.

Ritual Saweran

Uniknya, warga Desa Kawungsari rela berdesak-desakan demi melihat kedatangan motor baru tetangganya. Rupanya, mereka rela melanggar protokol kesehatan (prokes) pandemi Covid-19 demi mendapatkan saweran dari tetangganya yang baru beli motor.

Saweran bukan berupa uang berjumlah besar, namun uang pecahan bercampur beras dan bunga, serta permen beraneka rasa. Diduga saweran ini demi keamanan motor dan keselamatan pengendaranya.

Ada yang Beli Mobil Bekas

Selain motor gede matic, warga ada yang membelanjakan uangnya untuk membeli mobil bekas. "Kalau mobil ada sekitar 30 unit mobil bekas," ujar Kusto.

Enam Desa Terdampak Proyek Waduk Kuningan

Selain Desa Kawungsari, ada lima desa terdampak lainnya akibat pembangunan tersebut. Mereka otomatis pindah dan mencari baru berikut perangkat dan kantor desa. Khusus Desa Kawungsari, menurut Kusto, jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak tiga ratusan dan jumlah jiwa ada sekitar 1.300-an.

mendadak miliader warga satu desa ramai-ramai borong motor

Loading...

Related Post