Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Ditunda, Ini Alasannya

Sidang Praperadilan Rizieq Shihab Ditunda, Ini Alasannya
Rizieq Shihab
Editor : Didit News — Senin, 22 Februari 2021 17:05 WIB
terasjakarta.id - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menunda sidang perdana gugatan praperadilan terkait penangkapan dan penahanan Rizieq dalam kasus kerumunan di Petamburan.

Adapun sidang yang dijadwalkan hari ini, Senin (22/2/2021), akan ditunda pada 1 Maret 2021 mendatang.

"Karena praperadilan ada dibatasi oleh waktu dan apalagi berkaitan permohonan penanggapan dan penahanan untuk itu sidang kami tunda, hakim menetapkan pada hari Senin tanggal 1 Maret 2021," kata hakim tunggal Suharno.

Penundaan tersebut, jelas Suharno, lantaran pihak Polda Metro Jaya menolak untuk menghadiri sidang perdana gugatan praperadilan, dengan alasan alamat tidak tepat.

"Pihak termohon penyidik Polda Metro Jaya tidak menerima atau menolak panggilan ini, dikatakan alamatnya tidak tepat," ujar Suharno.

Suharno mengatakan, alamat yang tercantum hanya ditujukan kepada Bareskrim Polri.

“Kita memperhatikan dari permohonan dari pihak termohon yang mana permohonan itu ditujukan Bareskrim Polri cq penyidik Polda Metro Jaya," kata dia. 

"Perkara laporan polisi beralamat di Jalan Trunojoyo nomor tiga, mungkin karena alamatnya tidak tepat. Alamat di sini Jalan Trunojoyo nomor tiga adalah alamat Bareskrim," lanjutnya.

Pihak Rizieq lalu memperbaiki alamat dalam surat permohonan saat proses persidangan.

Sebelumnya, dalam gugatan dengan nomor 11/Pid.Pra/2021/PN.Jkt.Sel ini, pihak kuasa hukum menilai, penangkapan Rizieq dipaksakan oleh aparat kepolisian.

Sebab, Rizieq telah mendatangi Polda Metro Jaya pada 12 Desember 2020 untuk memenuhi panggilan pemeriksaan dalam kasus kerumunan di Petamburan.

Selain itu, kuasa hukum Rizieq menilai Pasal 160 KUHP yang dijadikan dasar polisi menahan Rizieq, tidak relevan dengan kasus kerumunan yang menjerat klien mereka.

Adapun pasal terkait penghasutan itu memiliki ancaman pidana di atas 5 tahun.

Pihak kuasa hukum juga berpandangan penangkapan dan penahanan Rizieq tidak berlandaskan KUHAP maupun Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana.

Sebelumnya, gugatan praperadilan pertama atas status tersangka Rizieq di kasus dugaan penghasutan dan kerumunan di Petamburan ditolak.

Hakim PN Jakarta Selatan menilai, penetapan Rizieq sebagai tersangka telah didukung dengan alat bukti yang sah. (adt)

Sidang Perdana Praperadilan PN Jaksel Penangkapan Rizieq Shihab

Loading...

Related Post