Hasil Survei, Pro Prabowo Subianto Tak Percaya Vaksin Covid-19, Ini Jawaban Gerindra

Hasil Survei, Pro Prabowo Subianto Tak Percaya Vaksin Covid-19, Ini Jawaban  Gerindra
Vaksin Covid-19 (Ist)
Editor : Donald News — Senin, 22 Februari 2021 12:39 WIB
terasjakarta.id


 

Pemerintah saat ini sedang giat melakukan vaksinasi covid-19 sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini. Bahkan, pemerintah sampai membuat paying hukum agar proses vaksinasi bisa berjalan lancar dan diikiuti oleh seluruh masyaralat Indonesia.

Namun, sebuah survei mengumumkan kalau masih ada sebagian masyarakat yang menolak di vaksin. Mirisnya, masyarakat yang menolak itu sebagian besar sebagai dampak dari perpecahan yang terjadi pada pemilihan presiden (Pilpres) lalu.

Sebuah hasil survei yang dipublikasikan  Indikator Politik Indonesia menunjukkan pendukung Prabowo Sunianto pada Pilpres 2019 lalu cenderung tak percaya dengan vaksin virus corona (Covid-19).

Disebutkan dalam survei itu, pendukung Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 cenderung lebih bersedia divaksin daripada pendukung Prabowo Subianto.

Metode survei ini dilakukan secara by phone karena situasi pandemi ini belum memungkinkan secara lebih masif melakukan survei face-to-face. Sampel sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada rentang Maret 2018 hingga Maret 2020.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan total sebanyak 54,9 persen warga bersedia divaksin, 41 persen warga tidak atau kurang bersedia divaksin.

Rinciannya sebanyak 15,8 persen menyatakan sangat bersedia, 39,1 persen menyatakan cukup bersedia, 32,1 persen menyatakan kurang bersedia, dan 8,9 persen menyatakan sangat tidak bersedia, serta 4,2 persen tidak jawab atau tidak tahu.

Dijelaskan, kebanyakan pendukung Prabowo-Sandi tidak bersedia di vaksin karena efek samping belum ditemukan sebanyak 52,8 persen, sedangkan pendukung Jokowi-Ma'ruf sebesar 56,4 persen. Sementara pendukung Prabowo-Sandi yang menolak vaksin karena menilai vaksin itu tidak efektif sebesar 28,1 persen, sedangkan pendukung Jokowi-Ma'ruf sebesar 22,9 persen.

"Basis Pilpres, nah ini, jadi ternyata pendukung pak Prabowo-Sandi di 2019 itu cenderung tidak percaya vaksin/efektivitas vaksin (39,7 persen) ketimbang pendukung Pak Jokowi (24,8)," kata Burhanuddin, dalam YouTube Indikator Politik Indonesia, Minggu (21/2/2021).

Sementara itu pendukung Prabowo-Sandi yang percaya efektivitas vaksin dalam mencegah tertular Covid-19 sebesar 45,4 persen, sedangkan pendukung Jokowi-Ma'ruf 59,5 persen. Burhanuddin menyarankan agar sosialisasi vaksinasi melibatkan tokoh agama maupun tokoh seperti Prabowo Subianto agar banyak yang mau divaksin.

"Nah ini saran saya kepada pemerintah, yang divaksin yang di-blow up jangan hanya presiden Jokowi, mas Ganjar (Pranowo), tapi juga pak Prabowo dan mas Sandi vaksin ramai-ramai, misalnya mas Anies, siapa lagi lah," ujarnya.

Menyikapi hal hal ini,  Partai Gerindra menganggap hasil survei tersebut aneh, karena mengaitkan dukungan politik masa lalu dengan kondisi saat ini.

"Saya nggak ngerti arah survei ini kemana, agak aneh saja mengaitkan peta dukungan politik masa lampau dengan persoalan vaksin masa kini. Kalau pun hasil survei seperti itu, saya pikir hanya kebetulan," ujar Waketum Gerindra Habiburokhman, kepada wartawan

Habiburokhman menyebut adanya masyarakat yang tidak percaya vaksin Covid-19 bukan hanya terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, kata dia, hampir semua pemimpin dunia mengajukan diri sebagai penerima vaksin pertama di negara masing-masing.

"Tugas kita bersama untuk meyakinkan masyarakat soal pentingnya vaksin, dan hasilnya sudah mulai nampak karena resistensi terhadap vaksin terus berkurang," ucapnya.

Habiburokhman juga meminta agar masyarakat, termasuk pendukung Prabowo untuk bersedia divaksinasi. Sebab, kata dia, vaksin sangat penting agar herd immunity (kekebalan kelompok) masyarakat segera terbentuk.

"Ya sejak awal saya sendiri mengajukan sebagai orang pertama yang divaksin, walau belum dikabulkan. Namun saya terus menyerukan kepada masyarakat agar bersedia divaksin," katanya. (don)

 

Hasil survei pro prabowo subianto tak percaya vaksin covid-19 ini jawaban gerindra

Loading...

Related Post