Pulau Bidadari (1): Berawal dari Tempat Pengasingan, Kini Disulap Jadi Bidadari Nan Cantik

Pulau Bidadari (1): Berawal dari Tempat Pengasingan, Kini Disulap Jadi Bidadari Nan Cantik
Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu Ist)
Editor : Donald Traveling — Senin, 22 Februari 2021 10:51 WIB
terasjakarta.id


Sudah pernah ke Pulau Bidadari?  Pulau Bidadari termasuk kedalam gugusan Kepulauan Seribu yang berada di Jakarta Utara.  Jika Anda pernah ke sana, selain bisa menikmati pantai dan suasannya, di pulau ini kita dapat menemukan berbagai lokasi sejarah karena banyaknya situs maupun reruntuhan bangunan yang berasal dari zaman penjajahan.

Selain itu, pulau ini juga digunakan sebagai tempat konservasi hewan dan tumbuhan yang sudah mulai terancam keberadaannya. Tak heran, bila keunikan pulau Bidadari menjadikan banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang tertarik untuk berkunjung ke sini.

Pulau Bidadari memiliki resor yang berada di atas laut atau yang dikenal dengan cottage apung (floating cottage). Cottage ini berupa rumah panggung di atas air layaknya perkampungan nelayan. Selain itu juga terdapat cottage di darat yang terdiri dari dua model yakni model panggung dan bukan panggung. Cottage model panggung didesain mirip dengan rumah adat minahasa.

Bila ingin berwisata air maka bisa bermain dengan banana boat, jetski, kano atau kayak laut dan sejumlah aktivitas lainnya seperti memancing dan berenang di pantai.

Di bibir pantai terdapat sejumlah pendopo untuk tempat duduk bersantai atau sekadar rebahan melepas kepenatan dan menikmati sejuknya hembusan angin pantai. Resor Pulau Bidadari juga memiliki taman yang berada di bawah rindangnya pohon-pohon sehingga tak perlu khawatir akan kepanasan.

Bila pengunjung hendak menyeberang ke Pulau Onrust, pengelola pulau menyediakan speedboat kecil untuk mengantar k sana

 

Sejarah Pulai Bidadari

Di antara gugusan pulau yang berada di  kepulauan seribu, hanya ada empat  pulau yang berpenghuni dan selebihnya hanya pulau non-residen yang dijadikan sebagai resort maupun pusat untuk konservasi. Salah satu pulau tidak berpenghuni yang banyak dijadikan tempat untuk “melarikan diri” dari kesibukan dan penatnya tinggal di kota besar adalah Pulau Bidadari

Sesuai namanya, Anda akan dibawa untuk berada di tempat yang seolah bersih dan cantik yang hanya dihuni oleh para bidadari

Dikutip dari Wikipedia, pada abad ke-17, pulau ini merupakan penunjang aktivitas Pulau Onrust karena letaknya yang tidak berjauhan dengannya. Karena menjadi penunjang, di pulau ini dibangun pula sarana-sarana penunjang.

Pada tahun 1679, VOC membangun sebuah rumah sakit lepra  atau kusta yang merupakan pindahan dari Angke. Karena itulah, pulau ini sempat dinamakan Pulau Sakit. Makanya, saat itu pulau ini menjadi tempat pengasingan bagi mereka yang sakit lepra.

Saat bersamaan, Belanda mendirikan benteng pengawas. Benteng yang dibangun ini lebih berfungsi sebagai sarana pengawasan untuk melakukan pertahanan dari serangan musuh. Sebelum pulau ini diduduki oleh Belanda, orang Ambon dan Belanda pernah tinggal di pulau ini.

Sekitar tahun 1800, armada lau Britania Raya menyerang pulau ini dan menghancurkan bangunan di atas pulau ini. Sekitar tahun 1803  Belanda yang kembali menguasai Pulau Bidadari dan membangunnya kembali. Akan tetapi Britania kembali menyerang tahun  1806, Pulau Onrust dan Pulau Bidadari serta pulau lainnya hancur berantakan. Tahun 1827 pulau ini kembali dibangun oleh Belanda dengan melibatkan pekerja orang Tinghoa dan tahanan.

Pulau ini sebelum menjadi resor sempat kosong dan tidak berpenghuni sampai dengan tahun 1970. Bahkan pulau ini tidak pernah dikunjungi orang. Pada awal tahun 1970-an, PT Seabreez mengelola pulau ini untuk dijadikan sebagai resor wisata.

Semenjak tahun 1970 ini, untuk menarik pengunjung, pulau ini berganti nama menjadi Pulau Bidadari. Alasan pengambilan nama menjadi Pulau Bidadari diilhami dari nama pulau lainnya di Kepulauan Seribu seperti Pulau Putri, Pulau Nirwana, dan lainnya. (don/berbagai sumber)

 

Pulau bidadari berawal tempat pengasingan kini disulap jadi bidadari nan cantik

Loading...

Related Post