Hindari 8 Kebiasan Buruk ini Jika Ingin Kualitas Tidur Anda Terjaga

Hindari 8 Kebiasan Buruk ini Jika Ingin Kualitas Tidur Anda Terjaga
Main HP di tempat tidur adalah kebiasaan buruk yang bisa mengurangi kualitas tidur Anda Ist)
Editor : Donald Jakarta Style — Sabtu, 20 Februari 2021 14:06 WIB
terasjakarta.id


Tidur yang cukup  pada malam hari akan membuat kita tampil lebih bugar dan sudah pasti imun tubuh akan selalu terjaga.Namun, banyak orang yang tidak menyadari kebiasaan-kebiasan  yang mereka lakukan di malam hari yang dapat memengaruhi kemampuan mereka untuk istirahat.

Terlebih, jika kebiasaan tersebut sudah dilakukan selama bertahun-tahun, akan semakin sulit untuk menyadarinya. Tapi, bukan tidak mungkin kamu mengubah kebiasaan buruk sebelum tidur dan memperbaiki kualitas tidurmu.

Tidur yang tidak teratur akan menyebabkan masalah kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, diabetes, dan bahkan kanker. Selain itu, tidur yang tidak teratur juga dapat mempengaruhi suasana hati dan juga kehidupan. Anda bisa menjadi lebih mudah tersinggung, berprasangka buruk, dan membuat respon tubuh menjadi lebih lambat.

Tidur yang tidak teratur ini bisa disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan, yang mungkin tanpa kita sadari, sering kita lakukan. Kebiasaan ini bisa membuat waktu tidur kita berantakan, bangun kesiangan, kualitas tidur yang buruk, atau membuat kita selalu terjaga sepajang malam. Berikut 8 kebiasan buruk sebelum tidur yang harus dihindari

  1. Menggunakan Gadget di Tempat Tidur

Menggunakan gadget di tempat tidur adalah salah satu kebiasaan buruk . Kebanyakan orang suka bersantai di malam hari dengan menonton televisi, menggunakan smartphone mereka untuk memeriksa media sosial, atau bermain video game. Cobalah untuk menghindari paparan cahaya gadget dalam satu atau dua jam sebelum tidur. Matikan semua perangkat ini saat hendak tidur. Untuk smartphone, Anda bisa meletakkannya jauh dari tempat tidur, atau letakkan di ruangan lain agar tidak mengganggu.

 

  1. Olahraga berat

Produksi endorfin, dan meningkatkan kadar adrenalin dan kortisol dalam aliran darah.Bagi beberapa orang, ini akan membuat mereka tetap terjaga dalam beberapa waktu. Meskipun tidak semua orang tidak mengalami hal ini, Anda perlu menghindari olahraga sebelum tidur jika aktivitas tersebut justru mengganggu kualitas tidur.

 

  1. Terlibat percakapan Panas

Menghindari semua hal di atas dapat dengan mudah membantu kamu meningkatkan kualitas tidur. Selain itu, hal ini juga bisa menciptakan rutinitas tidur yang baik. Melakukan percakapan yang serius, seperti bergosip, mendengarkan curhatan, atau bertengkar, baik secara langsung maupun lewat telepon bisa mengganggu waktu tidurmu. Sebab, konfrontasi menyebabkan kelenjar adrenal memproduksi kortisol dan adrenalin, yang dapat memicu stres. Padahal, saat tidur, tubuh harus masuk dalam keadaan tenang dan santai. Sedangkan stres membuat tubuh sulit masuk ke mode santai.

  1. Makan Berat

Saluran pencernaan seharusnya berada dalam mode beristirahat saat kamu tidur, bukannya bekerja keras. Selain itu, proses pencernaan peristaltik berada pada titik terendah selama tidur.  Jadi, saat kamu makan besar sebelum tidur, pencernaan mungkin tidak siap untuk menanganinya. Dan jika kamu merasa lapar sebelum tidur, makan dalam porsi kecil dapat membantu. Tetapi, bagi individu yang memiliki masalah dengan kontrol kandung kemih, perlu membatasi asupan cairan selama beberapa jam sebelum waktu tidur untuk menghindari keinginan untuk bangun dan pergi ke kamar mandi, yang seringkali sangat mengganggu tidur.

 

  1. Bekerja di Tempat Tidur

Di masa pandemi Covid-19, sebagian pekerja masih menerapkan bekerja dari rumah atau work from home. Tak sedikit yang mungkin memanfaatkan kamar dan tempat tidur mereka sebagai tempat untuk bekerja. Semakin sering hal ini dilakukan, semakin terbentuk pula asosiasi psikologis mengenai tempat tidur sebagai tempat untuk terjaga, bukan tempat untuk tidur. Asosiasi psikologis ini dapat memicu terjadinya insomnia atau kesultian untuk tidur.

 

  1. Konsumsi Kafein

Hindari minum minuman berkafein setelah jam 14.00 siang. Selain kopi, beberapa contoh minuman berkafein lain adalah soda, teh, dan minuman berenergi. Kafein dapat memblok reseptor adenosin, sedangkan adenosin berperan dalam homeostasis tidur.

 

  1. MinumAlkohol
    Meminum alkohol memang dapat membuat seseorang tertidur lebih cepat. Akan tetapi, tidur yang didapatkan setelah minum alkohol adalah tidur berkualitas buruk. Jauhi alkohol, khususnya sebelum waktu tidur.

 

  1. Membiarkan Lampu Terang

Seperti diungkapkan Anita, paparan cahaya terang dapat menekan sekresi melatonin. Oleh karena itu, penting untuk meredupkan lampu di rumah sejak beberapa jam sebelum jam tidur. 

Hindari kebiasaan buruk jika inginm kualitas tidur terjaga

Loading...

Related Post