Saat Sosper, Andyka Kaget Denda Berbunga Keterlambatan Pembayaran Retribusi Rusunawa

Saat Sosper, Andyka Kaget Denda Berbunga Keterlambatan Pembayaran Retribusi Rusunawa
ist
Editor : Potan Rumah Rakyat — Jumat, 19 Februari 2021 11:35 WIB
terasjakarta.id
Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi C Andyka melakukan Sosialiasasi Peraturan Daerah (Perda) Perubahan No 3 tahun 2012 ke Perda no No 1 tahun 2015 tentang retribusi daerah, kepada Warga Rusunawa Marunda, Kecamatan Cilincing Jakarta Utara, Selasa (16/2/2021).

Kegiatan tersebut mengundang dua nara sumber yaitu Syurya Muhammad Nur, S.Pd., M.Si Dosen Universitas Esa Unggul dan Niko Efriza untuk membedah serta memaparkan isi dari peraturan daerah tersebut.

Menurut Andyka yang menjabat Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta,  sosialisasi ini sangat penting untuk diketahui warga agar mengetahui segala hal tentang retribusi di daerah untuk transparansi.

“Peraturan daerah yang telah dibuat harus kita sosialisasikan dengan nara sumber yang berkompeten di bidangnya, terlebih ini soal retribusi daerah jadi harus benar-benar serius dalam menyampaikan nya,” kata Andyka, saat dihubungi, Jumat (19/2/2021).

Dari sosialisasi perda 1/2015 ini banyak hal yang harus pemerintah daerah DKI Jakarta sikapi dengan bijak, terutama menyangkut retribusi rumah susun, dimana masyarakat penghuni rusun Marunda mengeluhkan denda berbunga dari keterlambatan pembayaran retribusi.

“Saya cukup kaget dengan adanya denda keterlambatan pembayaran retribusi yang berbunga, dan ini sudah seperti “rentenir” karna denda yang terus berbunga jika terlambat dibayarkan bahkan ada yang sampai menyentuh angka 30jt,” ujar Andyka.

“Saya juga akan sampaikan ke saudara Gubernur agar mengeluarkan diskresi terhadap hal tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku agar tidak memberatkan masyarakat penghuni rusun Marunda mengingat kemampuan ekonomi mereka yang sangat terbatas,” tambahnya. 

Andyka berharap Sosperda ini dapat memenuhi segala kebutuhan informasi masyarakat khususnya di masa pandemi seperti ini.

“Saya berharap sosialisasi yang kami sampaikan bisa memberikan dampak baik dalam masyarakat agar dapat informasi yang valid. Saya juga berpesan agar masyarakat terus menerapkan PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat) di kehidupan sehari-hari demi terciptanya keluarga serta lingkungan yang sehat,” pungkasnya.



Saat Sosper Andyka Kaget Denda Berbunga Keterlambatan Pembayaran Retribusi Rusunawa

Loading...

Related Post