Begini Cerita Gubernur Anies Kepada Pemimpin Kota Dunia Soal Perubahan Iklim

Begini Cerita Gubernur Anies Kepada Pemimpin Kota Dunia Soal Perubahan Iklim
ist
Editor : Potan Balaikota — Kamis, 18 Februari 2021 13:02 WIB
terasjakarta.id

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceritakan pencapaian Kota Jakarta selama pandemi Covid-19 yang berkaitan dengan isu perubahan iklim.

Keberhasilan itu disampaikan kepada para pemimpin kota dunia yang tergabung dalam organisasi C40, saat menjadi salah satu pembicara dalam acara virtual bertajuk Time to Act: Climate Action yang disiarkan melalui YouTube pada Rabu (17/2/2021), malam. 

Menurut Anies Baswedan, masyarakat kota di dunia, khususnya Jakarta, mengalami pengalaman langka selama pandemi, yaitu udara yang bersih. Hal itu, kata dia, terjadi akibat pergerakan masyarakat yang dibatasi.

“Jakarta juga berhasil mengambil momentumnya dengan sukses mencapai beberapa pencapaian masalah transportasi dan mobilitas,” tutur dia dalam forum tersebut, Rabu (17/2/2021) malam.

Salah satu pencapaian itu adalah Jakarta yang berhasil keluar dari 10 besar kota termacet sedunia versi TomTom Traffic Index tahun 2020. Berdasarkan survey tersebut, pada tahun lalu tingkat kemacetan Jakarta turun hingga peringkat 31.

Selain itu Anies mengatakan jumlah pengguna sepeda juga meningkat secara signifikan selama pandemi. Mengambil momentum itu, Pemprov DKI Jakarta mencoba mengubah pola pikir masyarakat tentang bersepeda, dari olahraga dan hiburan menjadi medium transportasi.

“Kami menetapkan 96 kilometer jalur sepeda yang didukung oleh 52 titik bike sharing,” ucap Anies yang juga menjabat sebagai wakil ketua organisasi C40.

Pemprov DKI Jakarta juga menggenjot integrasi moda transportasi selama masa pandemi. Menurut Anies, integrasi itu berhasil melipatgandakan jumlah masyarakat yang menggunakan transportasi umum setiap harinya. Anies menyebut hal itu sebagai lompatan besar Kota Jakarta.

Anies mengatakan pembenahan di Kota Jakarta melibatkan sejumlah pihak, seperti Lembaga Swadaya Masyarakat, sektor privat, perguruan tinggi, serta masyarakat secara individu. Mereka berperan sebagai co-creator, sementata Pemprov DKI Jakarta sebagai kolaborator.

“Pada tahun 2019 kami mendeklarasikan kota kami sebagai kolaborasi. Kami yakin bahwa kolaborasi yang kuat antara kota-kota di dinia adalah jalan untuk mengatasi tantangan seperti perubahan iklim,” tutur Anies.




Gubernur Anies Pemimpin Kota Dunia Perubahan Iklim

Loading...

Related Post