Ngaku Eks Ajudan Soekarno, Pria ini Bawa Kabur Uang Puluhan Juta

Ngaku Eks Ajudan Soekarno, Pria ini Bawa Kabur Uang Puluhan Juta
Polres Jakpus Ungkap Kasus Penipuan
Editor : Admin News — Rabu, 17 Februari 2021 17:08 WIB
terasjakarta.id - Polres Jakarta Pusat mengungkap kasus penipuan dengan modus mengaku bakas ajudan mantan Presiden Soekarno.

Atas aksinya itu, pelaku bernama Iwan Gunawan (73) berhasil membawa lari yang sejumlah Rp.20 juta rupiah.

Dalam keterangan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Burhanuddin mengatakan kasus penipuan ini berawal dari Iwan Gunawan bertemu dengan korban berinisial J.

Saat itu tersangka mengaku pensiunan purnawirawan Letjen dari kesatuan TNI AU. 

"Dia juga ngaku sebagai ajudan Soekarno dan sebagai profesor juga," kata Burhanuddin.

Diketahui bahwa Iwan mempunyai sejumlah dokumen berharga yang berada di luar negeri. Nilainya cukup fantastis, yakni mencapai USD 2 miliar dan HKD 15 miliar. Dikarenakan tersangka mengaku tidak mampu mencairkan akhirnya meminta bantuan kepada korban. 

"Kalau cair kata tersangka akan dibagi dua yaitu, 50 persen kepada korban," terangnya. 

Masih kata Burhanuddin, korban J sempat mengklarifikasi keabsahan dokumen-dokumen milik Iwan ke salah satu bank. Saat itu, pihak bank tersebut juga menyatakan dokumen milik Iwan palsu.

"Korban sempat memberikan uang kepada tersangka guna mencairkan dana dari sejumlah dokumen. Korban memberikan dana sebesar Rp 20 juta," terangnya.

Meski begitu, uang yang dijanjikan Iwan tidak kunjung terwujud. Polisi juga telah melakukan pengecekan terkait sejumlah pangkat yang diakui Iwan.

"Sampai dengan sekarang uang yang dijanjikan tidak cair juga. Kita cek kebenaran pangkat dan mantan ajudan Soekarno dan gelar ternyata itu semua palsu," tutur Burhanuddin.

Iwan ditangkap di salah satu hotel yang ada di kawasan Jakpus. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari tangan Iwan. Diantaranya, ada uang pecahan Rp 100 ribuan, 1 pucuk senjata api yang ternyata korek api, krist palsu dan uang pecahan dolar, uang berbentuk emas palsu. 

"Barang bukti itu ditujukan kepada korban oleh tersangka agar korban percaya," ucapnya. 

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dengan Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara. (adt)

Penipuan Polres Jakpus Ngaku ajudan Presiden Soekarno Kriminal

Loading...

Related Post