Sudan Dapat Izin, 7,5 Juta Vaksin Bio Farman Siap Pakai Bulan Ini

Sudan Dapat Izin, 7,5 Juta Vaksin Bio Farman Siap Pakai Bulan Ini
Vaksin Covid-19 Bio Farma dapat izon pakai (Ist)
Editor : Donald News — Rabu, 17 Februari 2021 12:10 WIB
terasjakarta.id


Setelah vaksin covid-19  Sinovac diizinkan dan saat ini sedang dalam proses penyuntikan, vaksin covid-19 buatan  PT Bio Farma (Persero) kini telah mendapat izin pakai dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Republik Indonesia.

Hal ini terjadi setelah Badan POM  menerbitkan emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19. Kali ini izin tersebut diberikan pada vaksin yang diolah dan dikemas PT Bio Farma.

Dalam surat izin bernomor 2102907543A1 yang diterbitkan kemarin (16/2), vaksin itu diberi nama Vaksin Covid-19.

Meski begitu, bahan baku dan pembuatnya tetap sama, yakni Sinovac, perusahaan farmasi asal Tiongkok.

Kepala BPOM Penny K. Lukito menyatakan, mutu Vaksin Covid-19 sama dengan CoronaVac yang diproduksi di Beijing. Proses yang dilakukan PT Bio Farma merupakan hasil transfer teknologi dengan Sinovac. Bio Farma menerima bahan baku vaksin dari Tiongkok, lalu mengemasnya di tanah air. Bio Farma dua kali mendatangkan bahan baku vaksin. Pertama, 15 juta dosis vaksin pada 12 Januari. Lalu, 11 juta dosis pada 2 Februari. ”Bahan baku ini sudah proses produksi di Bio Farma,” kata Penny.

Kenapa harus diberi EUA lagi? Menurut Penny, itulah syarat internasional yang harus dipenuhi. Jika berbeda tempat produksi dan kemasan, otoritas pengawasan obat dan makanan harus menelitinya.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengungkapkan, pihaknya akan mendistribusikan sebanyak 7,5 juta dosis pada bulan ini. Target tersebut sesuai jadwal yang telah disepakati oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

“Untuk bulan Februari ini akan ada sekitar 7,5 juta dosis vaksin yang akan segera didistribusikan,” ungkapnya.

Adapun distribusi tersebut dilakukan dalam rangka melakukan vaksinasi kepada masyarakat Indonesia sebagai bagian dari tahap kedua program vaksinasi.  “Kita bisa mempercepat program vaksinasi yang sudah dimulai dari tahap pertama dengan segmen tenaga kesehatan, yang waktu itu kita masih menggunakan vaksin impor langsung dari Sinovac,” pungkasnya.

 

Sudah dapat izin 7 5 juta vaksin bio farma siap pakai bulan ini

Loading...

Related Post