Awas Diputar Balik, Akhir Pekan Ini Tetap Ada Ganjil Genap di Kota Bogor

Awas Diputar Balik, Akhir Pekan Ini Tetap Ada Ganjil Genap di Kota Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kiri) dan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro (Foto: Republika)
Editor : Donald News — Selasa, 16 Februari 2021 16:59 WIB
terasjakarta.id


Warga Jakarta yang akan berlibur atau memasuki Kota Bogor pada akhir pekan harus mengingat lagi kebijakan ganjil genap (GaGe) yang diterapkan oleh pemerintah dan satuan tugas Covid-19 di  Kota Dingin itu.

Pasalnya, kebijakan GaGe yang tadinya diterapkan pada longweekend bertepatan dengan libu Imlek pekan lalu, kini diperpanjang lagi.  Jika tidak, kendaraan Anda akan diputar balik oleh petugas.

Perpanjangan kebijakan ini  karena dianggap berhasil menekan keluar masuk warga dan menurunkan angka penyebaran covid-19

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) resmi memperpanjang ganjil-genap pada Sabtu dan Minggu pekan ini.

Kebijakan tersebut diputuskan setelah rapat evaluasi Satgas Covid-19 Kota Bogor. “Kami menyepakati tadi, ganjil-genap Insya Allah akan dilanjutkan pada hari Sabtu danMinggu pekan ini, tetapi dibatasi jam pemberlakuannya dari pukul 09.00 WIB hingga 18.00 WIB,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto di Posko Satgas Covid-19 Kota Bogor, Selasa (16/2/2021).

Ia mengatakan, perpanjangan penerapan ganjil-genap karena Satgas Covid-19 Kota Bogor mencatat terdapat tingkat efektivitas yang tinggi, bersamaan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Bogor.

Bahkan, lanjut Bima, hal yang dinilai penting yakni tren jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bogor menurun sangat signifikan. “Tanggal 6 Februari, angkanya 187 (kasus). Kemarin 15 Februari, angkanya 105 (kasus). Jadi ini penurunan yang paling signifikan sepanjang masa pandemi di Kota Bogor,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, bed occupancy rate (BOR) di Kota Bogor kian menurun. Dari sebelumnya berada di angka 82 persen, pekan ini BOR di Kota Bogor mencapai angka 49 persen.“Jadi di bawah standar WHO yang 50 persen maksimal. Ini sangat baik,” kata Bima Arya.  

Namun Bima mengakui, meski ada penurunan dalam jumlah kasus corona,  penerapan ganjil-genap dan PPKM Mikro menyebabkan penurunan di bidang ekonomi. Beberapa di antaranya, yakni tingkat hunian hotel, kunjungan restoran, dan kunjungan pasar. Sehingga, aktivitas ekonomi akan dibuka secara bertahap. Namun masih sesuai dengan jam operasional yakni hingga pukul 21.00 WIB. “Itu kami harus mencari titik temu, protokol kesehatan yang utama, tetapi ekonomi diperhatikan,” ujarnya.

 Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, diubahnya jam pemberlakuan ganjil-genap merupakan bentuk penyesuaian Pemkot Bogor dan jajaran, terhadap para pelaku usaha. “Memang kami secara umum harus memikirkan juga masyarakat, dalam hal ini para pedagang kaki lima (PKL), sehingga kami memilih jam 09.00 WIB sampai 18.00 WIB,” ucapnya.

Dengan diubahnya jam penerapan ganjil-genap, Susatyo menjelaskan, diharapkan para PKL yang beroperasi pada pagi dan malam hari bisa kembali mendapat. (don) pemasukan.

Awas diputar balik akhir pekan tetap ada Ganjil Genap di Kota Bogor

Loading...

Related Post