Hindari Efek Samping Vaksinasi COVID-19, Ini Anjuran Pakar

Hindari Efek Samping Vaksinasi COVID-19, Ini Anjuran Pakar
Vaksin Covid-19
Editor : Admin Jakarta Style — Selasa, 16 Februari 2021 16:34 WIB
terasjakarta.id - Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) atau efek samping pada vaksin COVID-19 bisa terjadi, dengan timbulnya beragam gejala sakit bekas suntikan, bengkak dan kemerahan di lokasi suntikan, hingga demam dan sakit kepala.

Terkait hal tersebut, Dokter spesialis penyakit dalam konsultan imunologi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Iris Rengganis mengatakan, kondisi ini bisa diamati 30 menit setelah seseorang divaksin.

Jika ada demam, dokter spesialis penyakit dalam Stony Brook, New York, Sunitha Posina menuturkan kondisi ini artinya tubuh Anda sedang mengajari sistem yang dikelola dan diserang virus.

Untuk mengurangi efek samping vaksin, jangan minum obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen (Advil) atau acetaminophen (Tylenol) sebelum vaksinasi.

"Kami tidak tahu apakah itu akan mempengaruhi sistem kekebalan Anda atau tidak, karena obat-obat ini tidak termasuk bagian dari percobaan vaksin," kata Posina seperti dikutip dari Livestrong, Selasa (16/2/2021)

Terlebih lagi, tidak semua orang mengalami efek samping sehingga tak ada alasan untuk mengonsumsi obat bebas yang Anda tidak memerlukannya.

Satu wilayah pada Anda yang teratur menggunakan NSAID untuk kondisi yang sudah ada sebelumnya, seperti arthritis, atau menderita migrain dan perlu meminum obat untuk menghilangkan rasa sakit, maka tidak apa-apa meminumnya.

Usai divaksin, gerakkan lengan Anda untuk meningkatkan aliran darah dan melatih otot pada lengan itu. Menurut Posina, membuat anggota tubuh Anda bergerak dapat membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak di tempat suntikan.

Anda bisa juga mengompres lengan dengan kain yang sudah dibahasi udara dingin untuk mengurangi pembengkakan.

Apabila Anda demam, cobalah minum acetaminophen (Tylenol). "Tidak ada data yang menunjukkan bahwa mengonsumsi acetaminophen setelah vaksin akan merespons kekebalan," tutur Posina.

Berbaring dan istirahatlah, tetaplah terhidrasi dan secara umum dengarkan tubuh Anda.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), efek samping vaksin akan hilang dalam beberapa hari.

Jika kemerahan dan nyeri di lengan Anda semakin memburuk setelah 24 jam atau segeralah menjadi dokter.

Posina menambahkan, Anda harus segera ke dokter bila mengalami demam tinggi (39 derajat Celcius) selama tiga hari berturut-turut atau mengalami masalah pernapasan, nyeri dada, dan mengi. Ini bukan efek samping yang diharapkan dan membutuhkan perhatian medis. (adt)

Vaksinasi Covid-19 efek samping Kata Pakar

Loading...

Related Post