Jangan Anggap Sepele Saat Membersihkan Bokong

Jangan Anggap Sepele  Saat Membersihkan Bokong
ilustrasi cara membersihkan bokong (ist)
Editor : Donald Jakarta Style — Selasa, 16 Februari 2021 11:05 WIB
terasjakarta.id


J

Jangan anggap sepele dengan daerah di sekitar are bokong kita. Kawasan ini juga perlu mendapat perhatian lebih agar dibersihkan dengan benar guna mengindarkan kita dari  masalah-masalah kesehatan seperti infeksi saluran kemih atau memperburuk masalah rektal yang ada, seperti wasir atau kondisi lainnya.

Berikit adalah cara membersihkan bokong yang baik dan benar serta waktu yang tepat membuang air besar seperti yang disampaikan  pakar ginekologi di Westchester County, New York, Alyssa Dweck dan dilansir Helath.

  1. Usap dari uretra ke anus

Uusai buang air besar atau kecil sebaiknya bersihkan bokong dari arah uretra (saluran tempat mengalirnya urine dari kandung kemih sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh) ke anus (depan ke belakang).
"Ada jauh lebih banyak bakteri di area rektal; itulah alasan sebaiknya jangan mengarahkan tisu toilet ke arah uretra Anda. Membawa bakteri ke area depan dapat berkontribusi pada infeksi saluran kemih
Apabila Anda menggunakan tisu atau kertas toilet, pilihlah yang tidak berwarna dan diberi pewangi.

  1. Buang air besar sebelum Mandi

    Bagi Anda yang memiliki wasir usahakanlah bisa buang air besar sebelum mandi. Ahli gastroenterologi di NorthShore University HealthSystem, Glenview, Illinois, Monica S. Borkar mengatakan, wasir sering menyebabkan nyeri, gatal, atau perdarahan, jadi mandi dengan air hangat setelah buang air pilihan yang baik.


  1. Gunakan alas pembersih yang lembut

Setela membuang air besar keringkan area bokong secara lembut menggunakan handuk lembut.
Masalah di area anus lain yang bisa membuat menyeka bokong lebih sulit, yakni fisura ani atau robekan kecil di lapisan anus, yang biasanya disebabkan feses keras akibat sembelit.
Seperti wasir, gejala fisura anui juga termasuk gatal, pendarahan, dan nyeri. Anda direkomendasikan menggunakan obat atau lap khusus setelah buang air besar.

4. Hindari menggunakan tisur saat wasir

Saat Anda terkena wasir atau fisura ani sebaiknya hindari penggunaan tisur kecuali disarankan dokter Anda.
"Saya melihat begitu banyak orang yang mengalami iritasi dan ruam di sekitar vulva dan area perianal karena menggunakan tisu. Area ini sangat sensitif terhadap bahan-bahan seperti wewangian dalam produk beraroma. Apabila Anda menggunakan tisu untuk alasan medis, pilih produk tanpa pewangi yang dibuat untuk kulit sensitif, tutur Borkar.

 

  1. Pilih Tisu yang tepat

Jenis tisu toilet terbaik adalah yang halus dan tidak diberi pewangi serta tidak berwarna.Tisu toilet yang tipis, beraroma, dan daur ulang, dapat menyebabkan iritasi atau reaksi alergi.

 

  1. Poisis mana yang terbaik (Berdiri atau duduk)

Menurut  ahli gastroenterologi di NorthShore University HealthSystem di Glenview, Illinois, Monica S. Borkar, MD, mengatakan posisi apa pun aman dilakukan. "Posisi apa pun yang paling nyaman dan memberi Anda akses adalah yang tepat," tandasnya. (don)

 

Jangan anggap sepele saat membersihkan bokong

Loading...

Related Post