Langgar Prokes, Wisata Air The Jungle Bogor Disegel

  Langgar Prokes, Wisata Air The Jungle Bogor Disegel
Wisata The Jungle Water Park, di Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor Selatan, Kota Bogor (Ist)
Editor : Donald Traveling — Senin, 15 Februari 2021 13:49 WIB
terasjakarta.id


Pengetatan protokoler kesehatan (prokes) yang ditetapkan pemerintah demi menekan Covid-19 masih saja dilanggar oleg pelaku usaha wisata. Pemerintah pun mengambil tindakan tegas.

Kali ini, Wisata The Jungle Water Park, di Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor Selatan, Kota Bogor yang ditutup sementara dan didenda sebesar tiga juga. Lokasi wisata itu ditup sementara mulai, Senin (15/2/2021) hingga  tiga hari ke depan.

Pasalnya, lokasi wisata air di Kota Bogor itu telah melanggar protokol kesehatan dengan melakukan pembiaran hingga menimbulkan kerumunan di salah satu wahana yakni kolam ombak (wave pool).

Wali Kota Bogor Bima Arya dalam keterangannya menuturkan, pada Minggu (14/2/2021) telah viral sebuah cuplikan video kerumunan di kolam ombak The Jungle. Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah meminta klarifikasi, Senin (15/2/2021) pagi.

Ia menyebutkan, berdasarkan keterangan dari pihak pengelola, secara kuantitas The Jungle telah memenuhi ketentuan batas maksimal 50 persen. Dari jumlah kapasitas 8.000, pada Minggu kemarin hanya dikunjungi sekitar 1.000 wisatawan.

"Dari aspek kapasitas tidak ada pelanggaran. Hanya saja, pengunjung yang datang terkonsentrasi di kolam ombak sehingga menimbulkan kerumunan," kata Bima di Balai Kota Bogor.

Terjadinya kerumunan itu, ujarnya,  lantaran sistem pengaturan untuk wahana kolam ombak tidak terkawal dengan baik. Hanya terjadi per 10 menit sehingga terjadi kerumunan.

"Walau terjadi 10 menit, tetap terjadi kerumunan. Maka, Satgas akan menyegel The Jungle dan memberikan denda," papar Bima yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Selain itu, pemkot juga akan memperbaiki pengawasan. Bima mangakui, petugas pengawasan dalam beberapa pekan terakhir terkonsentrasi di kebijkan ganjil genap. Untuk itu, ke depan pembagian tugas pengawasan juga akan dikonsentrasikan di titik-titik wisata.

Pemkot memberikan sanksi merujuk Perwali 107/2020 tentang Penerapan Sanksi Administratif terhadap PSBBMK dengan penutupan operasional tiga hari dan denda koorporasi usaha Rp10 juta.

General Manager The Jungle, Piranto, mengaku lalai sehingga terjadi kerumunan lantaran hanya berpatokan jumlah pengunjung yang sedikit sehingga pembagian shif wahana tidak terkontrol.

"Karena pengunjung sepi, sehingga kami hanya lakukan satu kali," akunya.

Pihak The Jungle pun menerima sanksi yang diberikan Satgas Covid-19 dan ke depan, pihak pengelola lebih memperhatikan terkait protokol kesehatan sehingga tidak menimbulkan kerumunan. (don)

 

Langgar prokes wisata air m the jungle bogor disegel

Loading...

Related Post