Bikin Tak Pede, Yuk Hindari Kepala Botak dengan Melakukan Ini

Bikin Tak Pede, Yuk Hindari Kepala Botak dengan Melakukan Ini
ilustrasi kepala botak (stockphoto)
Editor : Donald Jakarta Style — Minggu, 14 Februari 2021 17:01 WIB
terasjakarta.id


Kita tak bisa melawan  kodrat dan siklus kehidupan manusia dari lahir bertumbuh, menjadi remaja, dewasa, dan akhirnya menua.  Salah satu konsekuensi dari siklus ini adalah kualitas rambut kita yang akan menurun dan ditandai dengan kebotakan.

Situasi ini kerap membuat kita menjadi tidak pede alias percaya diri,. Meski ada cara mengatasinya, namun akan jauh lebih baik mencegah kepala botak sejak dini.

Hal yang perlu diingat adalah kebotakan   tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan secara bertahap. Awalnya seseorang akan merasakan gejala berupa  rambut, rambut mulai menipis yang ditandai dengan kulit kepala yang terlihat lebih jelas, sampai kepala benar-benar botak.

Merujuk WebMD, sekitar 85 persen pria akan mengalami penipisan rambut pada saat mereka menginjak 50 tahun. Bahkan beberapa dari mereka mengalami kerontokan rambut parah yang mengarah ke kebotakan sebelum berusia 21 tahun.

International Journal of Dermatology mengungkapkan 90 persen responden menyebut pria botak dianggap terlihat lebih tua dan kurang menarik.

Ini tentu menjadi ketakutan bagi sebagian pria karena bisa menurunkan kepercayaan diri, mengganggu kesan pertama (first impression), serta memengaruhi kehidupan profesional bahkan personal mereka.

Menurut dr. Allert Benedicto Ieuan Noya dikutip dari Alodokter, ada beberapa penyebab kebotakan.

  • Faktor keturunan
    Keturunan atau faktor genetik memegang peran penting dalam menyebabkan kebotakan. Kondisi ini biasanya terjadi secara bertahap seiring dengan bertambahnya usia.
  • Kondisi medis tertentu
    Kondisi medis seperti alopecia areata, infeksi kulit kepala, atau trikotilomania, bisa menjadi penyebab seseorang mengalami kebotakan.
  • Pengaruh obat-obatan
    Penggunaan obat-obatan untuk mengatasi penyakit tertentu, seperti kanker, gangguan jantung, depresi, atau artritis, bisa menyebabkan rambut rontok.
  • Pengaruh prosedur medis
    Kebotakan bisa dipengaruhi oleh prosedur medis tertentu, seperti terapi radiasi atau kemoterapi. Prosedur ini membuat rambut kesulitan untuk tumbuh kembali.
  • Pengaruh gaya rambut
    Gaya rambut tertentu, terutama yang menyebabkan rambut Anda ditarik dengan sangat kuat, bisa menyebabkan kebotakan. Selain itu, perawatan rambut dengan minyak rambut yang panas bisa memicu terjadinya peradangan pada folikel rambut dan menyebabkan kebotakan secara permanen.

Cara Mencegah Kepala Botak pada Pria

Sebelum kebotakan mengganggu kepercayaan diri Anda, sebaiknya Anda melakukan langkah pencegahan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kepala botak pada pria, di antaranya

  • Hindari menggunakan sisir yang terlalu rapat.
  • Usahakan untuk keramas atau membersihkan rambut dengan lembut.
  • Hindari penggunaan obat yang berisiko menyebabkan rambut rontok
  • Lindungi rambut Anda dari sengatan sinar matahari atau sinar ultraviolet.
  • Hindari penggunaan bahan kimia berlebihan pada kepala, seperti cat rambut.
  • Kurangi pemakaian suhu panas pada rambut, seperti hair dryer atau alat catok.
  • Berhenti merokok, karena rokok bisa memicu terjadinya kebotakan pada pria.
  • Menjalani pola hidup sehat dengan mencukupi istirahat, mengatur pola makan dengan nutrisi seimbang, serta mengelola stres dengan baik.

Hindari kepala botak dengan melakukan ini

Loading...

Related Post