Arti Karakter dan Sifat Seseorang dari Weton Lahir Menurut Primbon Jawa

Arti Karakter dan Sifat Seseorang dari Weton Lahir Menurut Primbon Jawa
Weton dalam budaya jawa juga bisa menghitung nasib seseorang (Ilustrasi/ parapsikologi)
Editor : Donald Jakarta Style — Sabtu, 13 Februari 2021 12:08 WIB
terasjakarta.id


Jika masyarakat etnis Tionghoa mengenal shio  yang bisa menghitung nasib dan keberuntungan seseorang berdasarkan tanggal dan tahun kelahirannya, daam kultur budaya dan kepercayaan Jawa secara turun temurun juga mengenal istilah Weton.

Bahkan, seperti peeberitaan selama ini, sosok Prsiden Joko Widodo pun sangat meyakini soal weton ini. Kabarnya, Presiden Joko Widodo selalu mengambil atau menentukan sebuah keputusan besar di hari Rabu pahing yang merupakan hari keberuntungannya karena sesuai dengan tanggal kelahirannya.

Weton adalah hari kelahiran manusia menurut penanggalan Jawa. Weton terdiri dari hari (dino) dan pasaran. Setiap dino dan pasaran memiliki angka masing-masing dan bersifat baku. Angka dino dan pasaran ini telah ada sejak beratus-ratus tahun lalu sejak kebudayaan Jawa muncul.

Seperti halnya dalam shio, dalam menentukan weton juga ada ilmunya, tidak sembarang asal menghitung, dan setiap  hasil hitungan memiliiki makna yang berbeda.

Untuk menentukanya lihat hari lahirmu :

Dino 

Minggu = 5

Senin = 4

Selasa = 3

Rabu = 7

Kamis = 8

Jumat = 6

Sabtu = 9

 

Pasaran/Jawa

Kliwon = 8

Legi = 5

Pahing = 9

Pon = 7

Wage = 4

 

Kemudian Jumlah hasil dino dan pasaran akan mempengaruhi karakter seseorang. Masyarakat Jawa telah melakukan pengamatan mendalam pengaruh hari kelahiran terhadap jumlah neptu dan karakter manusia, bahkan weton tersebut bisa di ajdikan tolok ukur untuk menentukan hari penting untuk mengadakan acara sesuatu.

Dan hasil dari penjumlahan itu akan mengahsilkan istilah-istilah jawa, yang memeiliki makna kaakter seseorang yaitu

Jika Jumlahnya (8) Lakune Geni

Cilik kaitane, gede pungkasane.

Contoh: kelahiran Selasa (3) Legi (5).

 Karakternya suka mendendam seperti bara api yang awalnya kecil namun kelak bisa membakar manusia.

 

Jika Jumlahnya (9) Lakune Angin.

Gampang dielus pikirane.

Manusia jenis ini berkarakter mudah dipengaruhi orang lain dan kadang tidak memiliki pendirian hidup.

 

Jika Jumlahnya (10) Pendito Mbangun Teki

Gelem nuturi wong tapi gak gelem dituturi.

Manusia seperti ini suka menasehati namun tidak mau menerima saran orang lain.

 

Jika Jumlahnya (11) Lakune setan

Ela elu. Gak kena dadi pimpinan.

Manusia berkarakter angka 11 tidak dapat dijadikan pimpinan karena plin-plan dan tidak bisa berjiwa memimpin.

 

Jika Jumlahnya (12) Lakune kembang

Gelem diturut tapi emoh dadi punjeran. Suka mengalah kepada yang lain.

Manusia seperti ini suka menebarkan kedamaian kepada orang lain.

 

Jika Jumlahnya (13) Lakune lintang

Emoh dadi punjeran. Melok-melok ora iso digayuh.

Manusia berkarakter lakune lintang memiliki pesona luar biasa tapi tidak bisa dijadikan pemimpin. Karisma yang dimiliki tidak sepadan dengan rendahnya kemampuan memimpin.

ka Jumlahnya (14) Lakune Mbulan

Iso madangi wong akeh. Manusia seperti ini bisa menjadi pencerah bagi orang banyak. Dialah tempat mencari solusi saat beragam masalah tiba.

 

Jika Jumlahnya (15) Lakune Geni.

Gede kaitane, cilik pungkasane. Emoh diredam.

Karakter api yang dimiliki orang jenis ini mengarah pada dendam dan amarah.

 

Jika Jumlahnya (16) Lakune Bumi

Sifatnya mudah diatur dan suka mengayomi. Karakter yang sangat baik untuk dipilih menjadi pemimpin.

 

Jika Jumlahnya (17) Lakune Gunung

Orang jenis ini memiliki sifat mudah diatur jika bisa meraih hatinya. Menghadapi manusia seperti ini harus hati-hati karena moody.

 

ika Jumlahnya (18) Lakune paripurna

Angka paling gede. Inilah jumlah neptu paling besar. Sifat yang dimiliki mengarah pada dominasi kekuasaan. Setiap permintaannya harus dipenuhi.

Selain karakter berdasarkan hari lahir atau weton Jawa, Ada juga ajaran sifat-sifat manusia menurut hari pasaran. Hari pasaran Jawa ada lima, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Masing-masing pasaran memiliki karakter tersendiri.

Legi – Manuk Kuntul

Inilah karakter priyayi dan kaum bangsawan yang berwibawa dan menyukai kemewahan.

Pahing – Manuk Ulung

Sifat yang melekat pada orang yang lahir pada pasaran pahing adalah tega memakan dan mengkhianati teman sendiri.

Pon – Manuk Podang

Sifat yang tampak pada orang yang lahir pada pasaran pon adalah bijaksana dan suka menasehati orang lain.

Wage – Manuk gagak

Karakternya adalah mudah berkata manis tapi belum tentu ditepati.

Kliwon – Manuk Pelatuk

Sifat yang tampak pada manusia yang lahir pada pasaran kliwon adalah mandiri dan tega.

Semua kembali ke kepercayaan masing-masing pribadi. Ini hanya pengetahuan peninggalan leluhur di jawa (Internet)

 

Arti karakter sifat seseorang weton lahir menurut primbon jawa

Loading...

Related Post