Berwisata ke Chinatown Bandung, Berasa Merayakan Imlek di Negeri Gingseng

Berwisata ke Chinatown Bandung, Berasa Merayakan Imlek di Negeri Gingseng
Chinatown, Bandung serasa di Negeri Gingseng
Editor : Admin Traveling — Jumat, 12 Februari 2021 17:26 WIB
terasjakarta.id - Tahun Baru Imlek menjadi momen yang ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia untuk berlibur. Terlebih Imlek kali ini jatuh pada Jumat (12/2/2021).

Namun yang mesti di ingat, untuk menghabiskan waktu liburan, Anda harus tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak, hingga memakai masker.

Demi menghabiskan libur panjang ini, ada banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi di berbagai kota besar Indonesia. Salahsatunya, Chinatown di Bandung.

Di Chinatown Bandung, wisatawan akan disuguhkan dengan berbagai macam menu kuliner. Saat ini, banyak nitizen yang memilih memanfaatkan waktu libur mereka, khususnya libur Imlek untuk datang kesini.

Kampung china ini berdiri di atas lahan seluas 3.000 ha. Kawasan ini mulai di komersilkan sebagai kawasan wisata pada 4 agustus 2017. Awalnya, kampung ini hanya kampung biasa yang dihuni oleh warga tionghoa yang tinggal di Bandung. Sehingga, di sebut dengan nama kampung pecinan.

Di Indonesia khususnya ada di beberapa kota besar, banyak sekali wilayah pecinan yang cukup ternama dan dijadikan sebagai lokasi wisata. Di Bandung, kawasan ini pun disulap dan diperbaharui sedemikian rupa agar kawasan pecinan di Bandung terasa sangat berbeda di antara kawasan pecinan yang lain.

Agar berbeda dengan kawasan lainnya, dekorasi dari kampung ini pun benar-benar di rombak. Dimana, kawasan ini di bentuk sedemikian rupa agar wisatawan bisa benar-benar merasakan bagaimana rasanya berada di negara china. Termasuk di desa china sendiri. Jadi, jangan heran, bila saat memasuki kawasan ini, kamu seperti berada di negeri china.

Agar lebih menarik, konsep china town ini di buat seperti pada zaman dahulu. Kamu bisa merasakan bagaimana nuansa dan suasana warga tionghoa pada zaman dahulu. Konsep ini benar-benar dibuat sangat detil sehingga, tempat makan dan segala ornamentnya di buat sangat mirip.

Begitu pula dengan ornament khas yang tidak boleh dilewatkan yaitu lampion. Kalau saat perayaan imlek tiba, lampion ini akan semakin banyak dari yang tersedia di sini. Kebiasaan warga tionghoa yang juga suka bersepeda di tunjukkan dengan adanya sepeda onthel yang cukup sudah berumur.

Kebiasaan positif dari warga tionghoa adalah berdoa dan sangat percaya akan adanya Tuhan. Bahkan, setiap detiknya selalu diisi dengan berdoa kepada Tuhan. Nah, pembuktian tersebut dibuktikan melalui kelenteng yang ada di kawasan ini.

Kelenteng ini sangat menarik untuk dikunjungi dan dijadikan sebagai salah satu spot foto. Tetapi, pada saat peribadatan kamu diharapkan untuk tetap menjaga ketenangan dan kekhusyukan ibadah.

Satu hal yang menarik di kawasan ini adalah usia dari kelenteng ini yang mencapai 130 tahun. Sampai saat ini masih berdiri kokoh.

Bagi yang doyan selfie, diharapkan baterei full dan semua memori sudah dipindah. Karena, di tempat ini bakal membutuhkan waktu lama dan memori banyak untuk mengambil setiap sudut dan gambar yang disajikan.

Pesonanya, mampu menghipnotis wisatawan. Bisa-bisa mereka semua lupa bila Chinatown berada di Kota Bandung. Demi memenuhi kebutuhan selfie, ada beberapa jasa yang menyediakan pakaian khas china. Wisatawan bisa menyewanya dengan harga yang sangat bersahabat.

Disarankan untuk datang malam hari, karena lampion-lampion ini akan menyala. Suasana kota china pun akan semakin terasa sangat kental. Dan, jangan lupakan sebuah jembatan yang bisa dijadikan sebagai spot foto idaman di kawasan ini.

Tentunya yang menarik, beragam macam kuliner ada di sini. Ada berbagai macam stand yang bisa dipilih untuk menikmati santap siang atau santai malam.

Dijamin, menikmati setiap hidangan yang disajikan, mampu membuat lidah sobat bergoyang tanpa henti.
Bahkan, goyangannya mampu membuat kantong jebol lantaran, wisatawan enggan untuk berhenti makan saking enaknya.

Nah, bagi kamu yang beragama muslim, jangan takut datang dan menikmati makanan disini. karena, makanan ini halal-halal dan terbebas dari yang berbau haram. (adt)

Traveling Chinatown Bandung Saat Imlek

Loading...

Related Post