Aneka Sambal Nusantara yang Rasanya Jos dan Mengigit

Aneka Sambal Nusantara yang Rasanya Jos dan Mengigit
Aneka sambal Nusantara yang rasanya jos dan menggigit
Editor : Donald Jakarta Food — Rabu, 10 Februari 2021 15:27 WIB
terasjakarta.id


Apapun jenis makanannya, orang Indonesia tidak bisa makan tanpa sambal. Jenis sambal apapun selalu ada untuk melengkapi saat makan,  Saat traveling atau tinggal di luar negeri pun, sambal kemasan selalu menjadi makanan yang wajib dibawa. Ibarat kata, orang Indonesia tidak bisa hidup tanpa sambal.

Indonesia sendiri kaya akan aneka menu sambal tradisional dari berbagai daerah yang diracik dengan cara unik, berikut jenis sambal khas nusantara menurut Poskotajateng : 

 

  1. Sambal Bajak

Karakter sambal bajak lekat dengan rasa pedas dan manis. Warnanya merah pekat karena menggunakan banyak cabai merah besar dan cabai keriting. Bisa dikatakan, sambal ini ramah di perut kalian yang tidak terlalu suka sambal. Selain karena rasanya tidak terlalu pedas, sambal bajak selalu disajikan dalam kondisi matang dan sudah ditumis.

 

  1. Sambal Terasi

Sesuai dengan namanya, bahan utama dari sambal ini adalah terasi. Terasi sendiri dibuat dari campuran garam, nasi, dan udang rebon yang difermentasikan, kemudian ditumbuk dan dibentuk menjadi kotak-kotak. Tidak semua orang suka dengan jenis sambal yang satu ini. Aroma sambal terasi memang tidak terlalu sedap untuk sebagian orang. Tapi buat kalian yang suka sekali dengan terasi, sambal ini tentu menjadi pelengkap yang tidak boleh ketinggalan.

  1. Sambal Mangga

Sambal Mangga merupakan salah satu sambal yang cukup populer di Indonesia. Rasanya yang asem, kecut, sekaligus pedas memberikan sensasi tersendiri kala menyantapnya. Berasa bikin makan jadi lebih asyik. Biasanya, Sambal Mangga ini dibuat menggunakan buah mangga yang masih muda. Mengapa demikian? Karena citarasa dari buah mangga yang masih muda ini biasanya memiliki rasa masam dan tidak terlalu manis

  1. Sambal Matah

Sambal ini berasal dari Bali dan merupakan jenis sambal yang disajikan mentah karena tidak melalui proses tumis dan uleg. Bahan pembuat sambal matah, seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, terasi, garam, jeruk, limau, dan sereh, diiris satu persatu, lalu dicampur dan diberi minyak kelapa. Di Bali, sambal matah digunakan menjadi sambal pelengkap berbagai lauk pauk, seperti ayam goreng, bebek goreng, hingga ikan goreng.

  1. Sambal Kecap 

Sambal kecap juga bisa menjadi pilihan untuk dibuat sendiri di rumah selain mudah bahan dari sambal kecap sendiri mudah ditemui. Jenis sambal ini disajikan mentah karena terdiri dari irisan cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah yang diiris tipis, lalu disiram dengan kecap manis. Sambal kecap ini paling enak menjadi sambal cocolan di kala menyantap sajian gorengan yang menggoda.

 

  1. Sambal Tomat

Untuk kalian tidak terlalu suka pedas dan tidak berselera mencium bau terasi, kalian bisa mencicipi sambal tomat. Jenis sambal ini banyak disajikan di daerah Pulau Jawa. Bahan utamanya sudah pasti tomat, sehingga rasanya tidak terlalu pedas. Tekstur sambal tomat biasanya cenderung cair karena adanya air yang berasal dari tomat itu sendiri. Rasanya cukup segar dan ada sensasi asam manis

 

  1. Sambal Bawang,

Sambal bawang yang satu ini tidak dibuat dengan campuran bawang putih. Sehingga rasanya lebih ringan dengan sensasi rasa pedas yang menyegarkan, karena ditambahkan dengan jeruk limau. Rasa sambal bawang ini terkenal sangat pedas dan mampu memuaskan selera kalian para penyuka makanan pedas.

 

  1. Sambal Pecel

Makanan yang berasal dari Jawa Timur ini terdiri dari beragam sayuran yang dikukus, tahu, dan tempe goreng. Kemudian, bahan-bahan tersebut disiram dengan sambal pecel yang terbuat dari kacang tanah yang dihaluskan, gula merah, cabai merah, asam Jawa, bawang putih, daun jeruk, dan garam.

 

Aneka sambal nusantara yang rasanya jos menggigit

Loading...

Related Post