Komisi C DPRD DKI Sesalkan Target Pajak 2020 Tidak Tercapai

Komisi C DPRD DKI Sesalkan Target Pajak 2020 Tidak Tercapai
Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI, Haji Rasyidi
Editor : Potan Rumah Rakyat — Rabu, 10 Februari 2021 11:46 WIB
terasjakarta.id

Wakil ketua Komisi C DPRD DKI Rasyidi menyayangkan target penerimaan pajak tahun 2020 tidak tercapai. Padahal sebelumnya ada beberapa item sudah diturunkan dalam APBD perubahan. 

"Sebenarnya ada beberapa faktor yang menyebabkan target tersebut tidak tercapai, seperti adanya pandemi covid-19," kata Rasyidi, di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2021).

"Sebelumnya sudah ada beberapa item yang dikurangi dari target sebelumnya," tambahnya. 

Rasyidi menjelaskan, kurang tercapainya target tersebut tidak lepas dari keadaan keuangan warga. 

"Seperti pajak kendaraan bermotor, pkb itu sebelumnya target yang diharapkan Rp8 triliun, namun yang masuk cuma Rp7,8 triliun atau hanya 98,49 persen," jelas Anggota Fraksi PDIP ini. 

"Selain itu PBBKB hanya 99,17 persen, BPHTB perolehan hak tanah dan bangunan target Rp5 triliun, tercapai cuma Rp4,68 triliun atau 93,6 persen. Nah, empat item ini tidak tercapai," sambungnya. 

Lebih lanjut Rasyidi menambahkan, pihaknya berharap Pemprov DKI melakukan inovasi baru agar target pajak tercapai. 

"Pemprov jangan diam saja, lakukan inovasi untuk mencapai target. Seperti beri keringanan, kalau pembayaran pajak dilakukan sesuai dengan jadwal. Intinya DKI harus bisa menciptakan kepada wajib pajak untuk tertarik membayar lebih cepat," pungkasnya. 

Untuk diketahui sebelumnya, Asisten Perekonomian dan Keuangan Pemprov DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan, pendapatan DKI Jakarta dari pajak tahun 2020 tidak mencapai target. Pajak daerah yang terkumpul hanya Rp 31,8 triliun dari target Rp 32,64 triliun.

"Realisasinya di posisi Rp 31,8 triliun," kata Sri dalam Webinar Percepatan Ekonomi Sosial: Apa yang Menjadi Prioritas?, Jakarta, Minggu, (7/2).

Sri menuturkan, target tersebut merupakan hasil revisi dari yang sebelumnya ditargetkan Rp 50,1 triliun. Asumsinya, target ini disusun saat posisi pendapatan APBD di tahun 2020 sebesar Rp 87,9 triliun.

Penurunan pendapatan pajak ini terjadi di 13 jenis pajak yang biasa diterima Pemda DKI Jakarta. Hanya pajak dari cukai rokok saja yang melebihi target yang ditetapkan.

"Saya kira bisa dikatakan kami ada 13 jenis pajak hampir semuanya terkoreksi, yang meningkat itu hanya satu yaitu di Pajak rokok itu ia bahkan melebihi dari target," imbuhnya.





Komisi C DPRD DKI Sesalkan Target Pajak 2020 Tidak Tercapai

Loading...

Related Post