Pemerintah Belum Bayar Rp3,7 Triliun ke RS Rujukan Covid-19

Pemerintah Belum Bayar Rp3,7 Triliun ke RS Rujukan Covid-19
Ilustrasi (ist)
Editor : Potan News — Rabu, 10 Februari 2021 09:37 WIB
terasjakarta.id

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah saat ini belum membayar sebesar Rp3,7 triliun kepada rumah sakit rujukan covid-19. Ada sekitar 348 rumah sakit rujukan virus corona (Covid-19) yang sast ini berharap klaim itu segera di selesaikan.

“Dari klaim pasien dianggap 20 persen, saya hitung ada 248 (rumah sakit) yang belum dibayar, sekitar Rp3,7 triliun, disputeterverifikasinya Rp1,9 triliun dan yang belum diverifikasi sekitar Rp2,6 triliun,” kata Budi dalam Rapat Kerja di Komisi IX DPR, Selasa (9/2/2021).

Namun, ia menyatakan bahwa klaim yang telah masuk ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebesar Rp3 triliun sudah siap dibayar pada tahun ini.

Budi menerangkan Kemenkes tidak langsung membayar klaim tersebut karena khawatir bermasalah saat diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Karena kami lihat juga dalam prosesnya memang banyak prosedur-prosedur dan juga form-form yang perlu didetilkan lebih rinci sebagai feedback sudah kita ketahui dari RS yang sudah memasukkan,” tuturnya.

Budi berjanji akan menyelesaikan tagihan tersebut paling lambat April 2021. Menurutnya, Kemenkes sudah mengeluarkan surat keputusan untuk membentuk tim penyelesaian sengketa.

“Kami sudah membentuk tim penyelesaian dispute, SK Kemenkes-nya sudah keluar. Saya minta nanti dikoordinasikan dengan pak Wamen (Dante Saksono) agar klaim ini bisa diselesaikan paling lambat di bulan April 2021,” ucapnya.

Pemerintah Belum Bayar Rp3 7 Triliun RS Rujukan Covid-19

Loading...

Related Post