Ini Kesepakatan Setelah “Dua Jawara” Hukum Bertemu

Ini Kesepakatan Setelah “Dua Jawara” Hukum Bertemu
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (Foto: Sindo)
Editor : Donald News — Selasa, 9 Februari 2021 18:25 WIB
terasjakarta.id


Kapolri Jenderap Pol Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  Firli Bahuri, bertemu di Gedung KPK, Selasa (9/2/2021). Pertemuan dua jawara hukum di Tanah Air ini melahirkan sejumlah kesepakatan dalam penegakkan hukum.

Poin utama yang lahir dari pertemuan itu adalah kedua lembaga penegak hukum itu akan  meningkatkan sinergitas dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Salah satunya, kedua lembaga penegak hukum sepakat untuk memperkuat joint investigation atau investigasi bersama dalam penanganan perkara korupsi.

"Kegiatan di bidang penindakan tentunya kami sepakat melakukan sinegri dalam bentuk join investigasi," kata Kapolri Listyo Sigir  usai pertemuan.

Ia menjelaskan, selain joint investigation,  Polri dan KPK juga sepakat untuk memperkuat sinergi personil di lapangan, edukasi serta supervisi. Listyo Sigit meyakini sinergitas KPK, Polri dan Kejaksaan Agung dapat memaksimalkan upaya pemberantasan korupsi.

"Tentunya di supervisi ini ke depan KPK Kejaksaan maupun Kepolisian betul-betul bisa bersinergi sehingga tidak ada celah," katanya.

Menurut Kapolri, kerja sama tidak hanya terjadi dalam bidang penindakan, tetapi juga di bidang sumber daya manusianya, serta bidang pencegahan korupsi, terutama untuk mengawal program pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

"Seperti kita ketahui bahwa pemerintah dalam hal ini banyak melakukan kegiatan refocusing dalam rangka penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Tentunya ini harus kita jaga agar bisa berjalan dengan baik dan kemudian program tersebut bisa tepat waktu, tepat sasaran dan tentunya kita kurangi risiko-risiko kebocoran yang ada," jelasnya.

Ketua KPK, Firli Bahuri menyambut komitmen kerja sama Polri untuk bersama-sama mewujudkan tujuan berbangsa dan bernegara dalam hal pemberantasan korupsi. Firli juga menginformasikan tugas dan wewenang KPK yang meliputi pencegahan; koordinasi; monitor; supervisi; penyelidikan, penyidikan dan penuntutan; serta eksekusi.

 “Saya mengapresiasi kedatangan Polri dan berharap sinergitas KPK dengan Kepolisian akan terus berlangsung dan terjalin dengan baik, juga dengan aparat penegak hukum lainnya khususnya dalam membantu pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19,” ungkap Firli. (don)

 

 

Kesepakatan setelah dua jawara hukum bertemu

Loading...

Related Post