Komnas HAM Akan Selidiki Kematian Ustaz Maaher di Bareskrim Polri

Komnas HAM Akan Selidiki Kematian Ustaz Maaher di Bareskrim Polri
Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam. (foto: dok. Komnasham)
Editor : Donald Berita Anda — Selasa, 9 Februari 2021 11:56 WIB
terasjakarta.id


Kasus meninggalnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi di Rutan Bareskrim Polri menjadi perhatian Komnas HAM. Mereka akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui kebenaran kematian Maaher.

Hal ini disampaikan Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam. Ia mengatakan, pihaknya  akan melakukan penyelidikan terkait meninggalnya Ustaz Maaher At Thuwailibi alias Soni Eranata di Rutan Bareskrim Polri. Iya kami akan meminta keterangan kepolisian kenapa penyebab kematiannya," ujarnya

Anam mengaku penyelidikan dan meminta keterangan segera dilakukan lembaganya. Ia berdalih, alasan penyelidikan dilakukan karena almarhum meninggal di dalam penjara. Hal tersebut juga menjadi perhatian lembaganya..

Anam menampik bahwa keterangan dari Polri dilakukan terkait dengan kasus yang menimpa Ustaz Maaher . "Meninggal di tahanan perlu informasi yang dalam. Walau polisi telah mengatakan dia meninggal sakit, penting untuk diketahui sakitnya apa, dan bagaimana sakit itu berlangsung di rutan dan sampai meninggal," ujarnya dikutip dari Sindonews.

Sebelumnya, Mabes Polri memberikan penjelasan seputar meninggalnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, perkara Ustaz Maaher masuk tahap 2 dan sudah diserahkan ke kejaksaan. Sebelum tahap 2 (barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa), Maaher mengeluh sakit. Kemudian petugas rutan termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Kramat Jati.

"Setelah diobati dan dinyatakan sembuh yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim," kata Argo saat dikonfirmasi, Senin (8/2/2021).

Setelah tahap 2 selesai, barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa. Maaher kembali mengeluh sakit. Lagi-lagi petugas rutan dan tim dokter menyarankan agar dibawa ke RS Polri tapi yang bersangkutan tidak mau sampai akhirnya meninggal dunia. "Soal sakitnya apa tim dokter yang lebih tahu. Jadi perkara Ustas Maaher ini sudah masuk tahap 2 dan menjadi tahanan jaksa," tambah Argo.

 

 

Komns HAM selidiki kematian Ustaz Maaher Bareskrim Polri

Loading...

Related Post