Begini Penjelasan Mabes Polri Terkait Wafatnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi

Begini Penjelasan Mabes Polri Terkait Wafatnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi
ist
Editor : Potan News — Selasa, 9 Februari 2021 11:08 WIB
terasjakarta.id

Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata meninggal dunia di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Mabes Polri pukul 19.00 WIB pada Senin 8 Februari 2021.

Terkait wafatnya Ustaz Maaher Mabes Polri angkat bicara. Melalui Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, petugas rutan dan tim dokter pun kembali menyarankan agar Maaher dibawa ke RS Polri untuk mendapatkan perawatan.

Namun jelas Argo, Maaher tidak mau hingga akhirnya ustaz tersebut menghembuskan nafas terakhirnya di Rutan Bareskrim. 

"Soal sakitnya apa, tim dokter yang lebih tahu," jelas Argo, dikutip Antara di Jakarta, Senin (8/2/2021) malam. 

Sedangkan lanjutan berkas perkara Maaher, menurut Argo, sudah masuk tahap II di Kejaksaan. Akan tetapi sebelum penyerahan tahap II berupa penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan, Maaher sempat mengeluh sakit. Kemudian petugas rutan termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Said Soekanto, Jakarta Timur.

"Jadi perkara Ustadz Maaher ini sudah masuk tahap II dan menjadi tahanan jaksa," jelas Argo.

"Setelah diobati dan dinyatakan sembuh, yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim," ungkap dia.

Untuk diketahui, awal Desember 2020, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata terkait unggahan ujaran kebencian di akun media sosial Twitter @ustadzmaaher_.

Maaher ditangkap untuk menindaklanjuti adanya laporan polisi bernomor LP/B/0677/XI/2020/Bareskrim tertanggal 27 November 2020.

Master ditetapkan sebagai tersangka karena diduga telah melakukan penghinaan terhadap Habib Luthfi. Dia dijerat Pasal 45 ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.(tan) 

Penjelasan Mabes Polri Terkait Wafatnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi

Loading...

Related Post