Ini Ancaman Jaksa Agung: Yang Bekingi Benny Tjokro di Kasus Asabri Kami Sikat!

Ini Ancaman Jaksa Agung: Yang Bekingi Benny Tjokro di Kasus Asabri  Kami Sikat!
Jaksa Agung ST Burhanuddin akan bertindak tegas dalam kasus korupsi Asabri.(dok/ist)
Editor : Donald News — Sabtu, 6 Februari 2021 13:31 WIB
terasjakarta.id


Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan, pihaknya serius menangani kasus  dukaan kripsu triliunan rupiah di  PT Asabri. Itu itu, pihaknya akan  menykat siapa saja yang coba menghalang-halangi penanganan kasus itu.

Kepala Kejaksaan Agung ST Burhanuddin menyatakan, pihaknya akan menyikat  pihak-pihak yang ingin melindungi tersangka kasus dugaan korupsi PT Asabri Benny Tjokrosaputra dan Heru Hidayat serta para  tersangka lainnya. Dia memastikan, jajarannya akan tegak lurus dalam menjalankan aturan perundang-undangan dalam penyidikan dugaan kasus mega korupsi tersebut.

“Tidak ada, siapapun, ada yang kuat, tidak ada orang kuat, yang 'backup' Benny Tjokro, kita sikat. Insya Allah, saya menjalankan peraturan perundangan, tidak ada lah, kuat tidak kuat, kami aman-aman saja. Pelaksanaan tugas baik baik saja kok selama ini. Insya Allah tidak ada masalah,” ujar Burhanuddin dalam sebuah wawancara di Jakarta, Sabtu (6/2/2021).
Burhanuddin  memastikan,  jumlah tersangka kasus Asabri akan terus bertambah. Kejagung menyasar pihak-pihak yang menyembunyikan harta para pelaku di dalam maupun di luar negeri.

“Insya Allah pasti bertambah, saya pastikan itu, tidak akan berhenti di sini. Terutama yang berusaha menyembunyikan harta para pelaku, mau saya sasar kemana pun, saya sikat, biar siapa pun,” kata dia.

Lebih jauh Burhanuddin menjelaskan,  Benny Tjokro dan Heru Hidayat merupakan otak dan pelaku utama dalam kasus dugaan korupsi Asabri. Begitu juga keberadaan mereka saat menjadi tersangka dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Menurut dia, modus keduanya dalam mengeruk uang negara tidak jauh berbeda. Keduanya dikenal orang kuat sebagai pemain saham.

Oleh karena itu, Burhanuddin mengaku mendapat apresiasi dari para pemain saham karena berani mencokok keduanya dalam kasus korupsi.

Dikutip dari Antara,  Burhanuddin menegaskan penyidikan kasus Asabri tidak hanya fokus kepada pemidanaan, tetapi juga mengutamakan upaya pengembalian aset.

Pihaknya telah memetakan keberadaan aset-aset tersebut dan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna melakukan penelusuran terhadap aset-aset tersebut.
Dia mengatakan saat ini Kejagung sedang menyelidiki beberapa kasus mega korupsi yang sangat besar bahkan melebihi kasus korupsi BLBI, seperti dugaan korupsi Asabri senilai Rp23,7 triliun dan Jiwasraya senilai Rp16,8 triliun. don



Ancaman Jaksa Agung Bekingi Benny Tjokro Kasus Asabri Kami Sikat

Loading...

Related Post