Sandiaga Uno Beri Ruang Lebih bagi Penyandang Disabilitas di Sektor Parekraf

Sandiaga Uno Beri Ruang Lebih bagi Penyandang Disabilitas di Sektor Parekraf
Menparekraf Sandiaga Uno (Dok. Kemenparekraf)
Editor : Donald News — Jumat, 5 Februari 2021 19:53 WIB
terasjakarta.id


Penyandang disabilitas mulai mendapat tempat yang lebih di era kepemimpinan Sandiaga Uno di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemen Parekraf).

Hal itu terjadi setelah Menparekraf Sandiaga Uno menginginkan adanya kebijakan yang berpihak bagi para penyandang disabilitas. Kebijakan yang tidak hanya memberikan akses secara fungsi, tetapi juga keberpihakan dari segi penyediaan lapangan kerja bagi para penyandang disabilitas  khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Terakit itu, Sandiaga Uno sudah melakukan diskusi secara virtual dengan aktivis para penyandang cacat. Saat itu, mantan Wakil Gubernur DKI membeberkan bahwa kementeriannya akan mendorong serta memberi kesempatan kepada para penyandang disabilitas untuk tetap berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi.

"Kami di dunia usaha sudah menerapkan ketentuan dari UU nomor 8 tahun 2016. Lantaran ini merupakan salah satu bentuk keberpihakan dan juga kepatuhan kita terhadap undang-undang tersebut," katanya dikutip dari keterangan resmi, Jumat (5/2/2021).

"Kita harus memberikan kesempatan kerja kepada penyandang disabilitas. Dan pemerintahan harus terus bersama-sama memantau, karena penyandang disabilitas ini perlu diberikan kesetaraan untuk berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi," ujarnya lagi.

Aktivis Penyandang Disabilitas Yuktiasih Proborini memberikan rekomendasi dan masukan kepada Kemenparekraf agar melalui program-programnya dapat berkolaborasi melibatkan para penyandang disabilitas.

“Kami memberikan rekomendasi jangka panjang untuk melibatkan penyandang disabilitas sejak perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring evaluasi. Agar pemerintah tahu betul apa yang dibutuhkan penyandang disabilitas di lapangan," ujarnya.

Yuktiasih menjelaskan, menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada 2018 menunjukkan terdapat 14,2 persen atau 30,38 juta jiwa menyandang disabilitas. Untuk itu kolaborasi dengan Kemenparekraf dianggap penting untuk membantu pengembangan pelaku ekonomi kreatif para penyandang disabilitas.

"Kami siap mengkampanyekan keikutsertaan penyandang disabilitas dalam kepariwisataan dan meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif penyandang disabilitas dengan pelatihan Inkubator bisnis dari lembaga yang berpengalaman misalnya WPC (Women Preneur Community)," katanya.

Yuktiasih mengatakan, hingga saat ini belum ada pelibatan penyandang disabilitas dalam perencanaan pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif dari pusat hingga daerah sehingga mereka lebih banyak menjadi obyek tapi belum terlibat secara aktif. (Ant/don)


 

Sandiaga Uno Beri Ruang Penyandang Disabilitas Parekraf

Loading...

Related Post