Bagi Kamu yang Bencana Menikah Saat Ini, Tunda Dulu deh! Ini Alasannya

Bagi Kamu yang Bencana Menikah Saat Ini, Tunda Dulu deh! Ini Alasannya
Tunda Pernikahan saat Pandemi
Editor : Admin News — Jumat, 5 Februari 2021 12:10 WIB
terasjakarta.id - Pernikahan adalah hal yang ditunggu-tunggu oleh setiap insan. Sebuah pernikahan menjadi momen bagi setiap individu untuk memperoleh keseimbangan hidup secara psikologis, biologis maupun sosial melalui kehidupan rumah tangga.

Namun bagi kamu yang merencanakan menikah dalam waktu dekat ini, tak ada salahnya menunda dulu momen bahagia tersebut. Bukan tanpa alasan, menggelar pesta ditengah pandemi, dapat menimbulkan klaster baru penyebaran COVID-19.

Pakar kesehatan berpendapat, belum aman untuk menggelar pesta pernikahan pada paruh pertama tahun 2021, saat COVID-19 masih menjadi pandemi.

Meskipun kabar mengenai vaksin, tetapi relatif membutuhkan waktu hingga virus corona tidak menjadi ancaman bagi penduduk global. Ini artinya menggelar pesta pernikahan tidak akan aman selama beberapa bulan ke depan.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan baru memulai vaksinasi pada pertengahan Januari lalu dengan tenaga kesehatan menjadi penerima vaksin prioritas. Selanjutnya, giliran baru petugas pelayanan publik dan kelompok usia lanjut (di atas 60 tahun), kelompok orang rentan dan masyarakat umum.

Juru Bicara Vaksin COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, perlu waktu 15 bulan mulai Januari 2021 hingga Maret 2022 untuk menuntaskan program vaksinasi nasional COVID-19 di 34 provinsi Indonesia.

Jadi, kemungkinan kecil sebagian besar tamu pernikahan divaksinasi di pesta pernikahan yang berlangsung pada paruh pertama tahun 2021.

Bahkan jika sebagian besar tamu divaksinasi, tidak ada yang bisa dilakukan untuk memastikan 0 persen kemungkinan seseorang tertular atau kelompok virus di acara mereka.

Inilah alasan pakar penyakit menular di Orlando Health's Infectious Disease Group, Dr. Edgar Herrera Sanchez tidak menyarankan rencana pesta pernikahan besar sekali pada tahun 2021.

"Ini akan menjadi parodi yang sangat besar bagi setiap orang yang tertular virus sekarang dan meninggal, karena ini sesuatu yang dapat dicegah. Sayangnya, saya melihatnya setiap hari, orang yang sekarat karena (virus corona) ini," kata dia seperti dilansir dari Insider, Kamis (4/2/2021).

Menilai efikasi vaksin, Kepala Divisi Penjamin Mutu dan Regulasi PT Biofarma, Jeni Treshnabudhi dalam webinar yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenkominfo menyebutkan, vaksin COVID-19 buatan Sinovac Biotech memiliki tingkat efikasi 65,3 persen yang berarti kemungkinan seseorang terkena COVID-19 bisa turun sebanyak 65,3 persen.

Jadi, 5M mengingat masker; cuci tangan; menjaga jarak; menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas tetap tersedia karena vaksinasi tidak menjamin 100 persen Anda tidak akan terinfeksi virus penyebab COVID-19.

Walau begitu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan, masih belum jelas baik vaksinasi mencegah penularan virus penyebab COVID-19.

Mungkin juga akan memakan waktu berbulan-bulan sebelum suatu negara berhasil mencapai kawanan.

Hingga hampir semua orang divaksin, pesta pernikahan dan jenis pertemuan besar lainnya akan berbahaya bagi pasangan, tamu mereka, dan orang yang bekerja untuk acara itu.

Namun, jika pasangan tetap ingin menikah pada tahun 2021, mereka harus menggelar acara dengan skala kecil, diadakan di luar ruangan jika memungkinkan dan harus menerapkan protokol kesehatan terutama pada masker dan jarak sosial. (adt)

Tunda Menikah Ditengah Pandemi Covid-19 Protokol Kesehatan

Loading...

Related Post