Wisata ke Pulau Seribu Sambil Belanja di Pekarangan Pangan Lestari, Sayurnya Bisa Dipetik Sendiri

Wisata ke Pulau Seribu Sambil Belanja di Pekarangan Pangan Lestari, Sayurnya  Bisa Dipetik Sendiri
Pekarangan Pangan Lestari Kepulauan Seribu (Foto: Beritajakarta.id)
Editor : Donald Traveling — Jumat, 5 Februari 2021 09:56 WIB
terasjakarta.id


Jika Anda berwisata ke Kepulauan Serini, jangan lupa mampir ke pekarangan pangan Lestari. Di sana kita bisa menikmati berbelanja sayur mayor dengen memetic langsung di kebunnya.

Uniknya, kebun ang dinamakan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) ini dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) di enam kelurahan di Kepulauan Seribu.

 

Para ibu ini tidak hanya mendatangkan nilai tambah tetapi juga memanjakan mereka yang ingin berbelanja. Selain harga yang kompetitif dengan kualitas baik, saat ini belanja di Pekarangan Pangan Lestari (P2L) bisa langsung memetik sendiri.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu, Devi Lidya mengatakan,  dengan metode belanja mandiri atau petik sendiri ini diharapkan bisa meningkatkan penjualan.

"Kami ingin KWT memiliki keuangan sendiri yang dikelola secara baik dan profesional. Bertani ini bisa menjadi mata pencaharian dan sangat menjanjikan," terangnya.

Menurutnya, warga maupun wisatawan boleh belanja mandiri dengan memetik sendiri sayuran yang dibutuhkan, pengelola akan menimbang dan menghitung sesuai harga yang telah ditetapkan. Misalnya, cabe rawit saat ini dijual Rp100 ribu per kilogram dan pakcoy Rp 10 ribu per kilogram.

"Kami berharap melalui P2L ini kebutuhan akan sayur mayur di Kepulauan Seribu terpenuhi secara mandiri dan tidak tergantung pasokan dari luar," tandasnya.

Kepala Seksi Ketahanan Pangan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Parsan menambahkan, pengembangan program P2L di enam kelurahan tersebut melibatkan kelompok wanita tani (KWT) melalui budidaya tanaman sayuran dan buah secara hidroponik maupun konvensional.

"Berbagai jenis tanaman ditanam di pekarangan maupun lahan kosong milik warga untuk memperbanyak lagi penghijauan sekaligus ketahanan pangan di Kepulauan Seribu," ujarnya dikutip dari Beritajakarta.id.

Ditambahkan Parsan, di beberapa lokasi binaan seperti di Kampung Kelor Pulau Tidung yang lebih dulu ada bersama KWT Hijau Lestari  Pulau Pramuka sudah sering panen berbagai jenis sayuran seperti, pakcoy, cabai dan kangkung.

Kini di empat kelurahan lainnya sedang mulai  proses penyemaian benih sayuran. "Harapannya selain konsumsi protein nabati bagi warga berimbang, lingkungan tempat tinggal juga menjadi lebih asri dan menambah estetika halaman," tandasnya.

 

 

 

Belanja pekarangan pangan lestari sayur dipetik sendiri

Loading...

Related Post