Perkembangan Covid-19 di Jakarta, Kasus Baru Positif Sebanyak 3.632 Kasus

Perkembangan Covid-19 di Jakarta, Kasus Baru Positif Sebanyak 3.632 Kasus
Perkembangan Kasus Covid-19 di Jakarta
Editor : Admin Balaikota — Kamis, 4 Februari 2021 21:13 WIB
terasjakarta.id - Pemprov DKI mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lantaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah.

Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 18.912 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.883 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.632 positif dan 13.251 negatif.

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 258.010. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 122.219," kata Dwi Oktavia.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 754 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 25.277 (orang yang masih dirawat/ isolasi).

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 283.893 kasus.

Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 254.155 dengan tingkat kesembuhan 89,5%, dan total 4.461 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8%. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 19,2%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,3%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Pada penerapan kembali PSBB masa Transisi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri COVID-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI.

Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko COVID-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta. (adt)

Perkembangan Covid-19 Dinkes DKI Lawan Covid-19

Loading...

Related Post