Harun Menyulap Sampah Laut Menjadi Bernilai

Harun Menyulap  Sampah Laut Menjadi Bernilai
Harun (50), pengrajin barang bekas di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu (Foto: Beritajakarta.id)
Editor : Donald Rumah Rakyat — Kamis, 4 Februari 2021 12:06 WIB
terasjakarta.id


Sesuatu yang dianggap tak bernilai atau sudah dianggap sebagai sampah, bisa berubah bernilai jika jatuh di tangan yang tepat.

Setidaknya itulah yang dilakukan Harun, warga Pulau Harapan, Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulaun Seribu Selatan.

Pria paruh baya ini mampu mengubah sampah-sampah laut yang terbawa arus laut seperti kayu, bamboo atau lainnya, menjadi barang-baran kerajunan berkelas.

Harun adalah salah satu pengrajin yang berasal dari Kepulaian Seribu,  Berbekal keterampilan dan ketekunan, di tangan pria berusia 50 tahun ini, barang-barang bekas mampu dimanfaatkan menjadi produk kerajinan berkelas.

berbagai kerajinan tangan atau karya Harun berupa miniatur kapal, miniatur keajaiban dunia dan hiasan dinding dari ukuran sedang hingga besar dengan berbagai tingkat kesulitan saat dibuat.

"Saya memanfaatkan barang bekas dari kayu dan bambu yang terbawa arus ke pantai untuk dibuat suvenir. Semua handmade," ujar warga Pulau Harapan, RT 05/03, Kelurahan Pulau Kelapa itu dikutip dari Berita Jakarta.id.

Harun menuturkan, hasil karyanya dipasarkan di restoran apung miliknya, tak jauh dari Dermaga Pulau Harapan yang juga kerap dikunjungi warga maupun wisatawan.

"Saya jual bervariasi harganya, dari satu juta rupiah hingga tiga juta rupiah, tergantung tingkat kesulitan. Ada saja wisatawan, termasuk dari mancanegara yang membeli sebagai cenderamata untuk dibawa ke negaranya," ungkap Harun.

Menurutnya, usaha kerajinan tangan ini cukup menjanjikan secara ekonomis terutama memanfaatkan pasar dari para turis mancanegara yang datang berkunjung.

"Dalam kondisi pandemi seperti ini, saya juga mengajak tetangga dan kawan untuk membuat kerajinan dengan mengajarkan cara membuat hingga menampung hasil karya mereka di sini untuk dipasarkan," terangnya.

Ia berharap, pemerintah terus memberikan dalam hal pembinaan dan pemasaran produk agar hasil kerajinannya bisa lebih dikenal secara nasional maupun mancanegara.

"Pembinaan dan pemasaran itu hal yang penting bagi kami," tandasnya. (don)

 

Harun Menyulap sampah laut menjadi bernilai

Loading...

Related Post